
BOGORTODAY.COM – Beragam metode diet kini semakin populer, salah satunya adalah Diet Mediterania. Pola makan ini tidak hanya dikenal baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga terbukti dapat menurunkan risiko stroke secara signifikan.
Sebuah penelitian jangka panjang yang dilakukan oleh peneliti dari Amerika Serikat dan Yunani menunjukkan bahwa diet Mediterania mampu menekan risiko stroke hingga 25 persen. Hasil ini didapat dari pengamatan selama lebih dari dua dekade.
Apa Itu Diet Mediterania?
Diet Mediterania merupakan pola makan yang berfokus pada konsumsi bahan makanan alami, terutama dari sumber nabati. Menu harian biasanya terdiri dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dengan penggunaan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama.
Dalam pola ini, konsumsi protein hewani tetap diperbolehkan, tetapi lebih dianjurkan memilih ikan dan unggas dibandingkan daging merah. Selain itu, makanan manis dan produk olahan seperti mentega dibatasi.
Pola makan ini berasal dari kebiasaan masyarakat di kawasan Mediterania pada pertengahan abad ke-20 dan telah lama dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis.
Hasil Penelitian Selama 21 Tahun
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 100 ribu perempuan dengan usia rata-rata 53 tahun yang tidak memiliki riwayat stroke di awal studi. Para peserta kemudian dinilai berdasarkan seberapa konsisten mereka menjalani diet Mediterania.
Setelah dipantau selama sekitar 21 tahun, hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang paling disiplin menjalankan pola makan ini memiliki risiko stroke lebih rendah dibandingkan kelompok yang paling jarang menerapkannya.
Secara rinci:
- Risiko stroke secara keseluruhan turun sekitar 18 persen
- Risiko stroke iskemik menurun 16 persen
- Risiko stroke hemoragik bahkan berkurang hingga 25 persen
Penelitian ini juga telah mempertimbangkan faktor lain seperti kebiasaan merokok, aktivitas fisik, serta kondisi tekanan darah.
Mengapa Diet Ini Efektif?
Para ahli menilai pola makan sehat memainkan peran besar dalam mencegah stroke. Kandungan nutrisi dalam diet Mediterania membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta menstabilkan tekanan darah.
Stroke sendiri terbagi menjadi dua jenis utama:
- stroke iskemik, yang terjadi akibat aliran darah ke otak terhambat
- stroke hemoragik, yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah
Menariknya, diet ini menunjukkan manfaat pada kedua jenis stroke tersebut, termasuk jenis yang lebih jarang namun berisiko tinggi, yaitu stroke hemoragik.
Harapan Baru dalam Pencegahan Stroke
Para peneliti menilai temuan ini membuka peluang baru dalam upaya pencegahan stroke melalui perubahan gaya hidup. Meski begitu, studi lanjutan tetap diperlukan untuk memahami lebih dalam mekanisme kerja diet Mediterania terhadap tubuh.
Selain itu, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya melibatkan perempuan dan bergantung pada laporan pola makan peserta.
Diet Mediterania bukan sekadar tren, tetapi telah terbukti secara ilmiah mampu menurunkan risiko stroke, bahkan hingga seperempat dari kemungkinan awal. Pola makan ini menekankan keseimbangan nutrisi dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat, risiko penyakit serius seperti stroke dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















