Cara Maksimalkan Penyerapan Zat Besi dari Makanan agar Terhindar dari Anemia

Tips Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan dalam pola makan sehari-hari:

  1. Kombinasikan dengan Vitamin C

Vitamin C berperan membantu mengubah zat besi non-heme menjadi bentuk yang lebih mudah diserap tubuh. Mengonsumsi makanan kaya vitamin C bersamaan dengan sumber zat besi nabati dapat meningkatkan efektivitas penyerapannya.

Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi antara lain jeruk, stroberi, pepaya, tomat, paprika, dan sayuran hijau. Menambahkan perasan jeruk nipis pada makanan atau makan buah setelah makan bisa menjadi cara praktis.

  1. Tambahkan Vitamin A dan Beta Karoten

Nutrisi ini membantu tubuh memanfaatkan cadangan zat besi yang tersimpan. Vitamin A dan beta karoten dapat ditemukan pada wortel, ubi jalar, labu, bayam, kale, serta buah berwarna oranye seperti mangga dan pepaya.

  1. Padukan dengan Protein Hewani
BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Mengonsumsi sumber zat besi nabati bersama protein hewani seperti daging, ayam, atau ikan dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme. Kombinasi ini membuat tubuh lebih efisien dalam memanfaatkan nutrisi yang masuk.

  1. Hindari Teh dan Kopi Saat Makan

Minuman seperti teh dan kopi mengandung senyawa yang dapat menghambat penyerapan zat besi. Sebaiknya beri jeda sekitar satu hingga dua jam setelah makan sebelum mengonsumsinya.

  1. Atur Konsumsi Kalsium

Kalsium memang baik untuk tulang, tetapi jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan tinggi zat besi, dapat mengurangi penyerapannya. Oleh karena itu, produk susu sebaiknya dikonsumsi di waktu berbeda.

  1. Perhatikan Kandungan Fitat
BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Fitat yang terdapat dalam biji-bijian, kacang-kacangan, dan sereal dapat mengikat zat besi sehingga sulit diserap tubuh. Untuk menguranginya, makanan tersebut bisa direndam, difermentasi, atau dipadukan dengan sumber vitamin C.

Memenuhi kebutuhan zat besi tidak selalu harus melalui suplemen. Dengan memahami jenis zat besi serta cara mengombinasikan makanan secara tepat, tubuh dapat menyerap nutrisi ini secara lebih maksimal.

Pola makan yang seimbang dan cerdas menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan, sekaligus mencegah risiko anemia dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================