Duduk Terlalu Lama Disebut “Rokok Baru”: Ini Dampaknya bagi Jantung

Mengapa Duduk Lama Berbahaya?

Duduk dalam waktu lama berdampak langsung pada sistem tubuh. Minimnya pergerakan membuat sirkulasi darah melambat, yang pada akhirnya dapat melemahkan fungsi jantung. Selain itu, kebiasaan ini juga berkontribusi pada:

  • Peningkatan berat badan
  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan metabolisme seperti resistensi insulin
  • Peradangan kronis dalam tubuh

Kondisi-kondisi tersebut merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit serius, terutama yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

Cara Mengurangi Dampak Duduk Terlalu Lama

Menghindari duduk sepenuhnya tentu sulit, terutama bagi pekerja kantoran. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risikonya.

Menurut Mayo Clinic, berikut beberapa cara yang bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari:

  • Luangkan waktu untuk berdiri atau berjalan ringan setiap 30 menit
  • Berdiri saat menerima telepon atau menonton televisi
  • Gunakan meja kerja berdiri (standing desk) agar tidak terus duduk
  • Cobalah rapat sambil berjalan kaki
  • Lakukan aktivitas ringan di atas treadmill jika memungkinkan
BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Duduk terlalu lama bukan sekadar kebiasaan sepele, melainkan faktor risiko serius bagi kesehatan jantung.

Meski olahraga tetap penting, hal itu tidak sepenuhnya menetralkan dampak buruk dari gaya hidup yang terlalu pasif. Oleh karena itu, kunci utama menjaga kesehatan adalah dengan lebih sering bergerak dan mengurangi waktu duduk dalam keseharian.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================