
Untuk diketahui, langkah penataan parkir tersebut juga bertujuan untuk mengurangi kesemrawutan, menjaga kebersihan, serta menciptakan lingkungan Masjid Raya Nurul Wathon sebagai kawasan ibadah yang lebih tertib dan nyaman.
Perwakilan DKM Masjid Raya Nurul Wathon, Kapten Tatang Taryono menjelaskan, penataan dilakukan melalui rekayasa akses masuk menuju kawasan masjid, termasuk rencana pembongkaran barrier atau pembatas jalan di depan pintu masuk Nurul Waton. Langkah ini diambil untuk memperlancar arus kendaraan dan memudahkan jemaah yang akan menuju area ibadah.
“Meski dilakukan pengalihan parkir, jumlah pengunjung tidak mengalami penurunan. Bahkan, kawasan Masjid Nurul Waton tetap dipadati jemaah yang datang untuk beribadah,” jelas Tatang.
Ia menambahkan, terkait pembongkaran barrier, pihak DKM sudah berkoordinasi dengan Pemkab Bogor ke depan, barrier akan dibongkar dan kendaraan diarahkan langsung ke Pakansari untuk parkir, sehingga jemaah bisa lebih mudah masuk dengan langsung belok kanan. Dengan skema baru ini, akses jamaah menuju masjid menjadi lebih cepat dan tertata.
Didin, jamaah Nurul Wathon warga Kecamatan Cibinong menyambut baik dengan adanya penataan parkir di sekitar Stadion Pakansari khususnya akses dan parkir menuju Masjid Nurul Wathon. Ia merasa nyaman dan melihat jamaah tetap ramai dan antusias untuk beribadah memakmurkan masjid.
“Saya harap kita semua tetap menjaga ketertiban dan kebersihan saat berkunjung ke Masjid Nurul Waton. Fasilitas parkir yang telah disiapkan, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik demi kenyamanan beribadah bersama,” ujar Didin.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















