Tertangkap Basah! Pengoplos Gas Subsidi Ilegal di Bogor Diringkus Polisi

oplos gas subsidi
Polisi menunjukkan barang bukti tabung gas bersubsidi ukuran 3 kilogram yang diamankan dari sebuah vila di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/4/2026). Dalam penggerebakan dini hari itu, polisi menyita total 450 tabung gas berbagai ukuran beserta dua unit kendaraan light truck yang diduga digunakan untuk mendistribusikan gas oplosan ilegal tersebut. Foto : Dok. Polsek Tanjungsari.

BOGORTODAY.COM – Seorang pria berinisial AD (42) diringkus polisi lantaran diduga mengoplos gas subsidi secara ilegal di sebuah vila di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/4/2026) dini hari. Dari lokasi, polisi menyita 450 tabung gas berbagai ukuran beserta dua unit kendaraan pengangkut.

Kapolsek Tanjungsari, Iptu Ekka Sakti Koeswanto, mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas pengoplosan di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Dalam penggerebakan itu, polisi menyita 370 tabung gas bersubsidi ukuran 3 kilogram, 90 tabung gas ukuran 12 kilogram, dua unit kendaraan light truck, serta sejumlah alat yang diduga digunakan untuk kegiatan pengoplosan.

Atas perbuatannya, AD dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah melalui Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Ekka menyampaikan, penyelidikan masih terus berlanjut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas dalam kasus ini.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================