
“Kami terus memonitor dan berharap tahun ini akses jalan bisa tersambung sampai ke area IPAL,” ucapnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL dimulai dalam waktu dekat dan dapat selesai serta beroperasi pada tahun 2028.
“Sebetulnya perencanaan-perencanaan sudah mulai dari sekarang. Harapan Pak Wali di 2028 itu sudah ready, sudah selesai dan sudah bisa operasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 11 Kelurahan Kayumanis Abdu Salam Ujani, menyampaikan bahwa informasi yang diterima masyarakat masih terbatas. Ia menilai perlunya sosialisasi yang lebih menyeluruh agar warga memahami proyek tersebut secara utuh.
“Warga belum mengetahui secara penuh, baru sebatas informasi. Kami sebagai pengurus berharap ada sosialisasi lebih lanjut. Bahkan kami sudah mengajukan studi banding agar bisa memberikan penjelasan yang lebih jelas ke masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini warga mulai mempertanyakan proyek tersebut, terutama karena informasi yang beredar di media sosial masih simpang siur. Ia juga mengungkapkan adanya kekhawatiran warga karena lokasi tersebut sebelumnya sempat direncanakan sebagai tempat pembuangan sampah.
“Warga masih ada trauma. Jadi untuk sementara, kalau belum jelas, mereka belum akan mengizinkan. Tapi jika nanti ada sosialisasi yang jelas, kami siap membantu sebagai tokoh masyarakat,” tegasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















