
Perubahan Sistem Keamanan Kursi
Pembaruan perangkat lunak yang dilakukan bertujuan meningkatkan keamanan sistem kursi elektrik, termasuk:
- Membatasi fitur pelipatan kursi agar hanya dapat dilakukan dengan prosedur tertentu
- Menonaktifkan kontrol lipat kursi dari layar infotainment
- Mewajibkan tombol ditekan dan ditahan saat melipat kursi
- Menambahkan aturan agar kursi tidak bergerak tanpa pengawasan pengguna
Hyundai juga mengingatkan pengguna untuk selalu memastikan tidak ada penumpang atau benda di sekitar kursi saat fitur elektrik digunakan.
Risiko Cedera dari Sistem Otomatis
Laporan insiden menyebutkan bahwa salah satu kejadian terjadi saat tombol kursi tidak sengaja tertekan ketika penumpang sedang duduk. Kursi kemudian bergerak dan menjepit tubuh penumpang, menyebabkan cedera dan kepanikan.
Kasus lain menunjukkan penumpang terjepit antara kursi yang terlipat dan bagian kendaraan saat keluar dari mobil. Beberapa laporan juga menyoroti belum adanya sensor yang mampu menghentikan gerakan kursi saat ada objek di sekitarnya.
Tanggapan di Indonesia
Di Indonesia, pihak Hyundai Motor Indonesia menegaskan bahwa unit Hyundai Palisade yang dipasarkan di Tanah Air tidak terdampak masalah serupa. Dengan demikian, hingga saat ini belum ada kebijakan recall untuk pasar Indonesia.
Pihak Hyundai Indonesia juga memastikan bahwa model yang beredar masih berada dalam kondisi aman untuk digunakan.
Recall global terhadap Hyundai Palisade menunjukkan pentingnya evaluasi menyeluruh pada fitur otomatis di kendaraan modern.
Meski pembaruan perangkat lunak dianggap mampu memperbaiki masalah, kasus ini menjadi pengingat bahwa teknologi kenyamanan tetap harus mengutamakan aspek keselamatan penumpang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















