PROGRAM PRIORITAS KEMENDIKDASMEN SANGAT TEPAT SAAT MENYAMBUT HARDIKNAS

Oleh Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Tema peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Dan menurut penulis tema ini sangat sesuai dengan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Program prioritas Kemendikdasmen yaitu fokus pada peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan, yang dirangkum dalam enam poin utama: penguatan karakter, wajib belajar 13 tahun, peningkatan kompetensi guru, pengembangan coding dan AI, perbaikan sarana prasarana, serta pemartabatan bahasa dan sastra.

Ya untuk berhasilnya pendidikan tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, tapi perlu dukungan semua pihak atau dibutuhkan partisipasi semesta. Seperti Jepang pendidikannya maju, karena salah satunya antara pemerintah dengan masyarakat kompak dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jepang.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

Prioritas yang sangat mendesak untuk meningkatkan mutu pendidikan untuk semua pelajar Indonesia adalah penguatan karakter, karena banyak kejadian di sekolah yang membuat kita miris. Ada murid yang melaporkan gurunya ke polisi, ada murid yang mengeprank gurunya saat ulang tahun bahkan ada murid yang membunuh gurunya.

Alhamdulillah sekarang wajib belajar sudah mencapai 13 tahun, yaitu dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama 1 tahun), SD/MI selama 6 tahun, SMP selama 3 tahun dan SMA/SMK/MA selama 3 tahun.
Prioritas peningkatan kompetensi guru dengan program beasiswa, pemerintah Indonesia, menyediakan beasiswa S1/D4 bagi guru (ASN/Non-ASN) yang belum berkualifikasi akademik S-1, dengan target 150.000 guru. Beasiswa ini mencakup bantuan studi sebesar Rp3 juta per semester.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Pelatihan coding dan AI (Kecerdasan Artifisial) saat ini sangat diminati karena merupakan keterampilan masa depan yang penting di era digital, baik untuk profesional, tenaga pendidik, maupun siswa.

Pengertian pemartabatan bahasa dan sastra adalah upaya untuk meningkatkan harkat, derajat, martabat, dan wibawa suatu bahasa dan sastra agar dihormati, dihargai, dan digunakan secara luas oleh penuturnya.

Makanya saatnya sekarang kita lebih bangga berkata pasar modern dari pada mall, kita lebih bangga berkata tukang cukur dari pada barbershop, kita lebih bangga berkata rumah dari pada residence dan lain-lain. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 mei semoga Pendidikan Indonesia semakin maju, bermutu untuk semua. Jayalah Indonesiaku.*

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================