
Lebih lanjut, dr Aru juga menyoroti perubahan tren kesehatan masyarakat saat ini. Ia menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan kasus penyakit metabolik pada usia yang lebih muda.
Penyakit seperti hipertensi dan diabetes kini tidak hanya dialami oleh kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada orang usia produktif. Kondisi ini diduga berkaitan dengan pola makan modern yang lebih banyak mengandalkan makanan olahan serta gaya hidup yang kurang aktif.
Tantangan Gaya Hidup Modern
Meski demikian, dr Aru mengakui bahwa menerapkan pola makan berbasis real food bukanlah hal yang mudah di tengah kesibukan masyarakat saat ini. Aktivitas yang padat sering membuat orang tidak memiliki waktu cukup untuk berbelanja bahan segar dan memasak sendiri.
Akibatnya, makanan olahan menjadi pilihan praktis yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ia tetap menekankan pentingnya menyeimbangkan konsumsi makanan olahan dengan makanan segar agar kesehatan tetap terjaga.
Dengan demikian, meskipun makanan praktis semakin dominan dalam pola konsumsi modern, real food tetap dianggap sebagai pilihan utama untuk mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















