Dokter Ingatkan: Makanan Segar Tetap Lebih Sehat Dibanding Makanan Kalengan

Lebih lanjut, dr Aru juga menyoroti perubahan tren kesehatan masyarakat saat ini. Ia menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan kasus penyakit metabolik pada usia yang lebih muda.

Penyakit seperti hipertensi dan diabetes kini tidak hanya dialami oleh kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada orang usia produktif. Kondisi ini diduga berkaitan dengan pola makan modern yang lebih banyak mengandalkan makanan olahan serta gaya hidup yang kurang aktif.

BACA JUGA :  Tragedi di Jasinga, Wabup Bogor Minta Kasus Dugaan Gigitan Anjing Diusut Transparan

Tantangan Gaya Hidup Modern

Meski demikian, dr Aru mengakui bahwa menerapkan pola makan berbasis real food bukanlah hal yang mudah di tengah kesibukan masyarakat saat ini. Aktivitas yang padat sering membuat orang tidak memiliki waktu cukup untuk berbelanja bahan segar dan memasak sendiri.

BACA JUGA :  7 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Sering Tidak Disadari

Akibatnya, makanan olahan menjadi pilihan praktis yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ia tetap menekankan pentingnya menyeimbangkan konsumsi makanan olahan dengan makanan segar agar kesehatan tetap terjaga.

Dengan demikian, meskipun makanan praktis semakin dominan dalam pola konsumsi modern, real food tetap dianggap sebagai pilihan utama untuk mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================