Badan Capek tapi Sulit Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tidur
Ilustrasi Sulit Tidur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Tidur merupakan waktu penting bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan energi setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Idealnya, rasa lelah akan diikuti dengan tidur nyenyak.

Namun, pada sebagian orang justru terjadi kondisi sebaliknya, yaitu tubuh terasa lelah tetapi sulit tidur.

Fenomena ini cukup umum terjadi dan dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup, stres, hingga kondisi medis tertentu.

Dengan memahami penyebabnya, seseorang dapat menentukan langkah yang tepat untuk mengatasi sekaligus mencegah gangguan tidur tersebut.

Dilansir dari Healthline dan berbagai sumber terpercaya lainnya, berikut sejumlah penyebab tubuh lelah tetapi sulit tidur yang perlu diwaspadai.

  1. Ritme Sirkadian Terganggu

Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh yang mengatur waktu tidur dan bangun. Ketika ritme ini terganggu, pola tidur pun menjadi tidak teratur.

Beberapa faktor yang dapat mengacaukan ritme sirkadian antara lain bekerja dengan sistem sif, bepergian lintas zona waktu, stres berkepanjangan, serta penggunaan obat-obatan tertentu.

Untuk membantu mengembalikan ritme tidur, hindari konsumsi kafein dan alkohol menjelang malam, serta lakukan aktivitas relaksasi seperti latihan pernapasan atau mendengarkan musik yang menenangkan.

  1. Tidur Siang Berlebihan

Tidur siang memang bermanfaat, tetapi jika dilakukan terlalu lama atau terlalu sore, justru bisa mengganggu tidur malam. Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang dalam durasi panjang membuat tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk terlelap pada malam hari dan lebih sering terbangun.

BACA JUGA :  Jaro Ade Ajak Warga Megamendung Hijaukan Pekarangan Lewat Tanam Durian Unggul

Agar tidak mengganggu tidur malam, batasi tidur siang selama 20–30 menit dan usahakan dilakukan pada waktu yang sama setiap hari.

  1. Pikiran yang Terlalu Aktif

Pikiran yang terus bekerja sebelum tidur, seperti memikirkan pekerjaan, masalah pribadi, atau kekhawatiran lain, dapat membuat tubuh sulit beristirahat meski sudah lelah.

Untuk menenangkan pikiran, lakukan rutinitas sebelum tidur seperti mandi air hangat, menulis jurnal, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta menghindari penggunaan gadget menjelang waktu tidur.

  1. Konsumsi Kafein Menjelang Tidur

Kafein dikenal sebagai stimulan yang dapat membuat seseorang tetap terjaga. Mengonsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya sebelum tidur dapat menghambat rasa kantuk.

Penelitian menyebutkan bahwa konsumsi sekitar 400 mg kafein hingga enam jam sebelum tidur dapat menurunkan kualitas tidur secara signifikan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari kafein setidaknya 4–6 jam sebelum waktu tidur.

  1. Bermain Gadget Sebelum Tidur

Paparan cahaya biru dari layar ponsel, tablet, laptop, dan televisi dapat menekan produksi melatonin, hormon yang berperan dalam memicu rasa kantuk.

Untuk mengatasinya, hentikan penggunaan gadget sekitar dua jam sebelum tidur. Jika tidak memungkinkan, penggunaan kacamata khusus pemblokir cahaya biru dapat menjadi alternatif.

  1. Gangguan Tidur
BACA JUGA :  Bupati Bogor Cup 2026 Jadi Wadah Pemersatu dan Perekat Kekompakan Wartawan Kota dan Kabupaten

Kondisi tubuh lelah dan mengantuk tetapi sulit tidur juga bisa menjadi tanda gangguan tidur. Contohnya sleep apnea, yang menyebabkan napas terhenti sesaat berulang kali saat tidur, atau restless legs syndrome yang memicu dorongan untuk terus menggerakkan kaki.

Untuk membantu meredakan gejala, lakukan olahraga ringan secara teratur seperti jalan kaki atau jogging, serta praktikkan teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga. Jika keluhan semakin mengganggu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

  1. Gangguan Mental

Gangguan mental seperti kecemasan dan depresi juga sering berkaitan dengan masalah tidur. Perasaan gelisah, sedih, atau putus asa dapat membuat seseorang sulit terlelap meski tubuh sudah lelah.

Perubahan zat kimia di otak, peradangan, serta faktor genetik dapat memengaruhi hubungan antara tidur dan kondisi mental. Menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, berolahraga teratur, serta menghindari gadget sebelum tidur dapat membantu.

Jika gangguan tidur akibat masalah mental tidak membaik, konsultasi dengan dokter atau psikiater sangat disarankan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan mengenali penyebab tubuh lelah tetapi sulit tidur, Anda dapat mengambil langkah yang lebih efektif untuk memperbaiki kualitas tidur. Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting demi menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================