
Pasteurisasi adalah proses pemanasan susu pada suhu tertentu untuk membunuh bakteri patogen.
Metode ini mulai diterapkan di AS pada 1920-an untuk menekan risiko penyakit akibat kontaminasi bakteri pada susu.
Manfaat pasteurisasi:
- Membunuh bakteri berbahaya
- Membuat susu lebih aman
- Memperpanjang masa simpan susu
- Tidak merusak nutrisi secara signifikan
Banyak penelitian menunjukkan bahwa nilai gizi susu pasteurisasi hampir sama dengan susu mentah. Protein, kalsium, dan vitamin tetap terjaga meski melalui proses pemanasan.
Dengan kata lain, klaim bahwa raw milk “lebih kaya nutrisi” tidak terbukti secara ilmiah.
Bahaya Minum Susu Mentah
Mengonsumsi susu mentah yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai gejala penyakit, seperti:
- Diare
- Muntah
- Kram perut
- Demam
- Sakit kepala
- Badan lemas
Pada kasus lebih serius, komplikasi dapat terjadi, misalnya:
- Penyakit ginjal
- Sindrom Guillain-Barré (gangguan saraf)
- Infeksi berat yang mengancam jiwa
- Bahkan kematian
Kelompok berikut sangat rentan mengalami komplikasi parah:
- Anak-anak di bawah 5 tahun
- Ibu hamil
- Lansia
- Orang dengan daya tahan tubuh lemah (immunocompromised)
Pada ibu hamil, infeksi bakteri seperti Listeria dari susu mentah dapat membahayakan janin.
Susu Mentah Tidak Disarankan untuk Dikonsumsi
Meski dianggap lebih alami, manfaat susu mentah tidak sebanding dengan risikonya. Bakteri berbahaya yang mungkin terkandung dalam raw milk jauh lebih besar peluangnya menyebabkan penyakit dibandingkan keuntungan gizinya.
Karena itu, susu pasteurisasi atau UHT tetap menjadi pilihan paling aman dan tepat untuk konsumsi harian.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














