
“Kami ingin para penggarap tetap bertani, tetap mengurus lahannya, tetap menjaga penghijauan dan bercocok tanam di kawasan tersebut,” ungkapnya.
Dengan demikian, Sogir berharap sektor usaha, pertanian, dan pariwisata dapat tumbuh berdampingan sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat secara luas.
“Kita sama-sama membangun daerah. Masyarakat diuntungkan, ekonomi hidup, UMKM berkembang, wisata berjalan, dan wisatawan juga bisa menikmati keindahan Gunung Salak,” katanya.
Perhatian terhadap kawasan Cijeruk dan Cigombong sendiri menguat setelah munculnya penolakan dari sejumlah petani, mahasiswa, dan elemen masyarakat terhadap permohonan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) baru yang diajukan PT Bumi Selaras Sejahtera (BSS).
Merespons situasi tersebut, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade meminta DPRD Kabupaten Bogor memperketat pengawasan terhadap kawasan Gunung Salak, khususnya di wilayah Cijeruk dan Cigombong.Peta
“Saya minta kepada teman-teman fraksi sesuai komisi masing-masing untuk lakukan pengawasan sebaik-baiknya dan seketat-ketatnya untuk menyelamatkan kawasan Gunung Salak yang ada di Cigombong dan Cijeruk,” ujar Jaro Ade.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : timetoday.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















