Ariana Grande Kecam Gedung Putih karena Gunakan Lagunya dalam Video Penangkapan Imigran

Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk melindungi warga negara Amerika dari ancaman kriminalitas yang menurutnya dilakukan oleh sebagian imigran tanpa dokumen resmi.

Kritik Ariana terhadap Pemerintahan Trump Bukan Hal Baru

Sikap Ariana Grande terhadap isu politik dan sosial sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Selama beberapa tahun terakhir, ia dikenal cukup vokal menyuarakan pandangannya terkait berbagai kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

Pada 2025, Ariana sempat membagikan ulang sejumlah unggahan yang mengkritik kebijakan penggerebekan imigran oleh ICE. Ia juga pernah menyuarakan penolakannya terhadap retorika yang dianggap diskriminatif terhadap kelompok transgender serta berbagai isu yang dinilai mengancam nilai-nilai demokrasi.

BACA JUGA :  Raffi Ahmad Bantah Terlibat Dugaan Suap Impor Barang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Aktif Mendukung Kandidat Demokrat

Dalam arena politik Amerika Serikat, Ariana Grande diketahui memberikan dukungan kepada kandidat Partai Demokrat, Kamala Harris, pada Pemilihan Presiden 2024.

Jauh sebelumnya, penyanyi peraih Grammy tersebut juga pernah tampil dalam acara resmi di Gedung Putih pada masa pemerintahan Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama. Saat itu, Ariana ikut memeriahkan acara bertajuk In Performance at the White House: Women of Soul yang digelar pada 2014.

BACA JUGA :  Ayam Woku: Hidangan Pedas Aromatik Khas Manado untuk Menu Makan Siang

Kontroversi terbaru ini kembali menunjukkan bagaimana hubungan antara dunia hiburan dan politik kerap beririsan. Bagi Ariana Grande, penggunaan karya musik tanpa persetujuan dalam konteks yang bertentangan dengan nilai yang ia yakini menjadi sesuatu yang tidak dapat ia terima begitu saja.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================