
“Bogor punya begitu banyak cerita yang layak diketahui. Ada alam, budaya, sejarah, masyarakat, dan kehidupan warganya yang membentuk identitas daerah ini. Buku ini merupakan upaya untuk merekam sebagian dari cerita-cerita tersebut,” ujarnya.
Yang membedakan buku ini dari karya-karya sejenis adalah metode penyatuan unsur sastra dengan dokumentasi kondisi sosial. Selain menyajikan rangkaian puisi, isi buku ini juga mengangkat berbagai aspek kehidupan lokal, mulai dari potensi alam, keunikan bahasa dan budaya setempat, peristiwa sejarah, hingga keberadaan satwa endemik seperti owa jawa dan surili.
Upaya dokumentasi semacam ini semakin relevan di tengah pesatnya pembangunan yang terjadi di Kabupaten Bogor. Harapannya, kehadiran buku ini juga dapat mendorong minat literasi serta memperluas kesadaran masyarakat akan kekayaan daerah tersebut.
Sejalan dengan judulnya, Bogor Belum Selesai Ditulis menegaskan bahwa kisah Kabupaten Bogor tidak akan pernah benar-benar selesai, selalu ada bagian-bagian baru yang tumbuh dan menanti untuk dituliskan. ***
Editor : Admin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















