
Selain itu, kandungan lemak juga dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga memicu rasa tidak nyaman.
- Telur Orak-arik
Meski dikenal sebagai sumber protein, telur—terutama bagian kuningnya—dapat memicu keluhan asam lambung pada sebagian orang. Telur juga berpotensi menimbulkan reaksi alergi ringan yang memperburuk kondisi lambung.
Bagi penderita GERD, disarankan mengonsumsi putih telur saja atau mengolahnya dengan cara yang lebih ringan.
- Tomat
Tomat merupakan makanan dengan tingkat keasaman tinggi. Mengonsumsinya saat perut kosong, seperti pada waktu sarapan, dapat memicu iritasi lambung dan memperparah gejala asam lambung. Oleh karena itu, tomat sebaiknya dihindari saat pagi hari bagi penderita GERD.
- Biskuit atau Cake
Banyak orang terbiasa sarapan ringan dengan biskuit atau cake disertai teh atau kopi. Padahal, kombinasi ini dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Kandungan gula, tepung, serta bahan tambahan dalam biskuit atau kue, ditambah kafein dari minuman, bisa memperparah iritasi lambung.
- Roti dan Selai Buah
Roti putih dengan selai buah juga termasuk menu yang perlu dihindari. Selai umumnya memiliki tingkat keasaman cukup tinggi dan mengandung gula berlebih.
Sementara roti putih rendah serat sehingga kurang baik untuk pencernaan. Sebagai gantinya, lebih baik mengonsumsi buah segar secara langsung dalam porsi yang sesuai.
Mengontrol asupan makanan merupakan langkah penting bagi penderita asam lambung. Memilih menu sarapan yang tepat dapat membantu mencegah kambuhnya gejala dan menjaga kenyamanan pencernaan sepanjang hari.
Sebaiknya pilih makanan rendah lemak, tidak asam, dan mudah dicerna agar lambung tetap sehat dan aktivitas harian dapat berjalan dengan optimal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















