
BOGORTODAY.COM – Munculnya uban di usia 20-an sering kali membuat seseorang khawatir mengalami penuaan dini. Tak sedikit yang menganggap rambut memutih hanya dialami orang lanjut usia. Padahal, kemunculan uban pada usia muda bisa terjadi dan belum tentu menjadi tanda seseorang mengalami penuaan lebih cepat.
Sebagian orang baru mulai menemukan uban saat memasuki usia 30-an. Namun, ada pula yang sudah melihat helai rambut putih sejak awal usia 20 tahun, bahkan ketika masih remaja. Kondisi ini umumnya masih tergolong wajar, tergantung penyebab yang mendasarinya.
Praktisi kesehatan perempuan, Kitty Jones, menjelaskan bahwa uban yang muncul pada akhir usia 20-an hingga awal 30-an masih termasuk kondisi normal. Sementara itu, dikutip dari Health Care University of Utah, rambut yang mulai memutih sebelum usia 20 tahun umumnya dikategorikan sebagai uban prematur.
Lantas, apa saja penyebab uban muncul di usia 20-an? Berikut beberapa faktor yang paling sering menjadi pemicunya.
- Faktor Genetik
Keturunan menjadi penyebab paling umum munculnya uban pada usia muda. Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat rambut beruban lebih awal, kemungkinan besar kondisi serupa juga dapat dialami oleh keturunannya.
Warna rambut ditentukan oleh pigmen melanin yang diproduksi tubuh. Seiring bertambahnya usia atau karena faktor genetik tertentu, produksi melanin dapat menurun sehingga rambut kehilangan warna alaminya dan berubah menjadi putih atau abu-abu.
- Stres
Stres juga sering dikaitkan dengan munculnya uban, meski hubungan keduanya masih terus diteliti.
Sejumlah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa stres berkepanjangan dapat memengaruhi sel punca yang berperan dalam pembentukan melanin. Salah satu studi yang dipublikasikan pada tahun 2020 menemukan bahwa tikus mengalami kehilangan sel penghasil pigmen akibat stres. Namun hingga kini, bukti ilmiah yang menunjukkan mekanisme yang sama pada manusia masih belum cukup kuat.
Apakah Uban di Usia Muda Berbahaya?
Secara umum, munculnya uban di usia 20-an bukanlah kondisi yang berbahaya. Jika penyebabnya adalah faktor genetik, kondisi tersebut tidak memerlukan penanganan medis.
Namun, apabila uban muncul secara tiba-tiba dalam jumlah banyak atau disertai gejala lain seperti rambut rontok berlebihan, mudah lelah, atau penurunan kondisi kesehatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dalam beberapa kasus, uban dini dapat berkaitan dengan kekurangan vitamin tertentu, gangguan tiroid, atau kondisi medis lainnya.
Cara Mengurangi Risiko Uban Dini
Meskipun faktor genetik tidak dapat diubah, beberapa kebiasaan sehat dapat membantu menjaga kesehatan rambut, di antaranya:
- Mengonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin B12, zat besi, tembaga, dan antioksidan.
- Mengelola stres dengan baik melalui olahraga, tidur yang cukup, atau relaksasi.
- Menghindari kebiasaan merokok yang dapat mempercepat proses penuaan sel.
- Merawat rambut secara rutin dan menghindari penggunaan bahan kimia berlebihan.
Pada akhirnya, kemunculan uban di usia 20 tahun tidak selalu menandakan penuaan dini. Faktor keturunan menjadi penyebab utama pada banyak orang, sementara stres dan kondisi kesehatan tertentu juga dapat berperan. Jika tidak disertai keluhan lain, uban di usia muda umumnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















