
Berdasarkan data rekonsiliasi dari Januari hingga Juni 2026, tercatat sudah ada sekitar 512 balita di Kota Bogor yang dinyatakan lulus dari stunting.
Menghadapi Bulan Penimbangan Balita (BPB) pada Agustus mendatang, Pemkot Bogor fokus pada strategi intervensi hulu guna mencegah munculnya kasus stunting baru (Zero New Stunting).
”Bukan hanya sekadar melihat kondisi fisik seperti tinggi dan berat badan yang tidak ideal, tapi ini tentang mempersiapkan kemampuan SDM anak-anak kita hingga mereka dewasa,” katanya.
Jenal menambahkan, selain faktor gizi seimbang, sanitasi lingkungan, dan air bersih, faktor penentu yang paling tinggi indikatornya adalah pola asuh orang tua.
Sementara itu, Lurah Babakan Pasar, Kartini Wulandari menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang secara komprehensif, tidak sekadar seremonial.
Selain penyerahan sertifikat penghargaan, acara ini juga diisi dengan kegiatan edukasi berupa talkshow bertemakan “Pentingnya Pengasuhan dan Nutrisi Tepat Menuju Generasi Emas Tahun 2045″ yang menghadirkan narasumber Catharina Nidya Putri, Psikolog Klinis Dinas Kesehatan Kota Bogor.
Kemudian penyaluran paket bantuan berupa susu, telur, dan buah-buahan kepada 30 orang sasaran yang terdiri dari orang tua, anak stunting, ibu hamil, keluarga berisiko stunting (KRS), dan calon pengantin.
”Kami sangat terbantu oleh Yayasan HBLM, komunitas, serta tokoh masyarakat. Berkat kerja keras kader dan seluruh tim, angka stunting di Kelurahan Babakan Pasar mengalami penurunan drastis. Berdasarkan data awal, angka stunting atau rawan stunting sempat mencapai 49 anak, lalu turun ke angka 13, dan berdasarkan penimbangan terakhir per Februari 2026, kini menyisakan 9 anak,” ungkap Kartini.
Pihaknya juga mengajak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB), Dinas Kesehatan, Kecamatan Bogor Tengah, Puskesmas Belong hingga sektor swasta seperti General Manager Hotel 101 untuk bergerak bersama dalam penanganan stunting.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemaparan kepada awak media untuk memperkuat edukasi publik terkait pencegahan stunting.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















