
Ia menjelaskan, usulan tersebut didasarkan pada kondisi Kabupaten Bogor yang memiliki jumlah penduduk sangat besar.
Menurut Politikus Golkar tersebut, jumlah penduduk Kabupaten Bogor saat ini telah mencapai sekitar 6,3 juta jiwa, sehingga pelayanan publik dan pemerataan pembangunan dinilai semakin berat jika tetap dikelola dalam satu wilayah administrasi.
“Karena ini sudah darurat, penduduknya sudah 6,3 juta, terlalu padat sehingga pemerataan pembangunannya tidak baik,” pungkasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















