Ade Armando
Ade Armando sedang terbaring di tempat tidur RS Siloam Semanggi Jakarta dan dikunjungi oleh rekan/rekannya. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM, JAKARTA – Akademisi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando, dikabarkan masih menjalani perawatan secara instensif di rumah sakit RS Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan usai dianiaya massa saat demo 11 April di gedung DPR RI. Bahkan, Ade telah menjalani CT scan. Hasilnya, pegiat media sosial itu mengalami perdarahan di otak bagian belakang.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Tantang Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Melansir detikcom, Sahabat Ade, Nong Darol Mahmada, mengatakan berdasarkan keterangan dokter bahwa perdarahan di kepala belakang Ade Armando diakibatkan oleh pukulan keras.

Nong juga menyebutkan, Ade Armando mengalami gegar otak yang disebabkan oleh pukulan atau guncangan pada kepala. “Mungkin pukulannya terlalu keras dan berkali-kali, bertubi-tubi. Istilahnya gegar otak, Cuma dari istilah kedokteran itu perdarahan otak belakang,” terang dia.

BACA JUGA :  Jaro Ade Enggan Tempuh Jalur Hukum, Anggap Pendemo Bagian Keluarga

Kata Nong, Ade harus terus dikontrol setiap dua jam sekali untuk memastikan lagi luka yang dialaminya.

Sementara, Dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan (THT) juga akan memeriksa Ade karena dia kerap mengeluhkan sakit pada bagian hidungnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================