Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Bripda IDF di Usut Secara Terbuka

BOGOR-TODAY.COM – Pihak keluarga meminta kepada aparat penegak hukum (APH) agar kasus kematian Bripda IDF (20) yang terjadi di Rusun Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dapat diusut secara terbuka.

“Kami mohon kasus ini nanti dapat transparan, dapat kami dengarkan hasil akhir dari kasus yang dialami anak kami,” ucap Yulius Pandi, ayah dari Bripda IDF di Mako Polres Bogor, Selasa 1 Agustus 2023.

Pada kesempatan itu, ia mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Bogor yang telah membantu proses penyidikan Bripda IDF (20) yang tewas tertembak senjata api rakitan.

BACA JUGA :  Pansus DPRD Kota Bogor Rampungkan Raperda BPBD Tipe A dalam Waktu Satu Bulan

“Saya mau mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bogor dan Kabag Reskrim yang tadi telah menjelaskan hasil yang telah kami dan tim kuasa hukum kami mendengarkan semuanya,” ujar dia.

Yulius Pandi menambahkan bahwa, Bripda IDF adalah sosok yang sangat mencintai pekerjaannya. Bripda IDF tidak pernah mengeluh apapun. Justru, kata dia, anaknya selalu menceritakan hal-hal yang menarik selama menjadi polisi.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

“Almarhum selalu bercerita baik dengan kami keluarga, orang tua. Dia happy enjoy dengan tugas yang dilaksanakan yang dia geluti selama ini,” jelasnya.

Sementara, Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan mengaku, kejadian polisi tembak polisi tersebut merupakan unsur ketidaksengajaan yang dilakukan oleh tersangka.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================