EfesiensBOGORTODAY.COM – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah memberikan dampak negatif bagi sektor perhotelan, terutama di Kabupaten Bogor.
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Boboy Ruswanto, menyatakan bahwa pemangkasan anggaran tersebut mengurangi jumlah perjalanan dinas dan kegiatan rapat yang biasa dilaksanakan di hotel, yang pada gilirannya akan menghambat perkembangan bisnis perhotelan.
“Pemangkasan anggaran untuk perjalanan dinas dan kegiatan meeting di hotel tentu akan berdampak langsung pada bisnis hotel,” jelasnya, Senin (17/2/2025).
Boboy menambahkan, baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kontribusi sektor perhotelan hanya mencapai sekitar 40 persen.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















