Heboh! Gunung Taman Nasional di Bogor Dipagar Pakai Teralis Besi, Lokasinya Berdekatan Dengan PT Antam

Rekam Layar TikTok @H.Yusep

BOGORTODAY.COM – Sebuah video viral di media sosial memicu polemik terkait keberadaan pagar teralis besi yang dibangun di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tepatnya di wilayah Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @H.Yusep dan menyebut nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam konteks isu perizinan tambang yang dinilai tebang pilih. Dalam unggahannya, H. Yusep mempertanyakan legalitas pemasangan pagar besi di area yang diklaim sebagai wilayah Hutan Kemasyarakatan (HKM) Ciguha River.

BACA JUGA :  Tidak Semua Orang Cocok Makan Bayam, Ini Kelompok yang Perlu Berhati-hati

“Sampai hari ini saya belum menemukan aturan yang menyatakan bahwa di area taman nasional boleh dilakukan pemagaran menggunakan besi. Setahu saya, pemagaran hanya boleh berupa patok atau batas alami seperti pepohonan,” ujar Yusep saat dikonfirmasi pada Kamis (22/5/2025).

Yusep juga meminta kejelasan mengenai otoritas yang memberikan izin pemasangan pagar tersebut. Ia mempertanyakan apakah izin itu dikeluarkan oleh Balai TNGHS atau kementerian terkait.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

“Kalau memang tidak ada izinnya, maka ini harus dipertanyakan. Kenapa pihak HKM atau Ciguha River berani melakukan pemagaran besi di kawasan taman nasional?” lanjutnya.

Tak hanya soal pagar, Yusep juga menyinggung aktivitas pertambangan di blok Pasir Jawa yang sejak lama dikenal sebagai lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Ia menyoroti dugaan adanya praktik tebang pilih dalam penutupan tambang oleh pihak berwenang, termasuk PT Antam.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================