BOGORTODAY.COM – Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan menjadi salah satu tradisi yang dipandang keramat oleh sebagian masyarakat Jawa, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hari ini selalu jatuh pada Rabu terakhir bulan Safar dalam penanggalan Hijriah.
Keyakinan tentang Rebo Wekasan berakar dari pandangan bahwa pada hari tersebut Allah SWT menurunkan berbagai cobaan dan bencana.
Hal ini diuraikan dalam kitab Kanz an-Najah wa al-Surur karya KH Abdul Hamid, seorang ulama asal Makkah—ada pula yang menyebut Hadramaut—yang pernah singgah di Semarang dan Kudus, Jawa Tengah.
Keyakinan Menurut KH Abdul Hamid
Dalam kitabnya, KH Abdul Hamid menyebutkan bahwa pada Rabu terakhir bulan Safar, Allah SWT menurunkan 320 ribu bencana.
Karena itu, hari ini dianggap sebagai hari paling berat dalam setahun. Untuk menghindari musibah, umat dianjurkan memperbanyak doa dan amalan, salah satunya doa tolak bala.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















