Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Soroti Penurunan Kinerja Industri Rokok

Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. Humas LPS)

BOGORTODAY.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan prihatin atas penurunan kinerja industri rokok dalam negeri dan berjanji segera menyambangi Jawa Timur untuk melihat kondisi pabrik serta rantai pasok secara langsung.

Purbaya mengatakan kunjungan itu penting untuk mencari langkah perlindungan bagi pengusaha rokok lokal dan tenaga kerja yang terdampak, termasuk meninjau kebijakan tarif cukai yang dinilai tinggi.

Purbaya mengaku terkejut saat pertama kali menjabat sebagai menteri keuangan pada Senin, 8 September lalu ketika mengetahui rata-rata tarif cukai rokok saat ini mencapai sekitar 57 persen. Angka itu menurutnya menimbulkan tanda tanya karena terasa sangat tinggi.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

“Ada cara mengambil kebijakan yang agak aneh untuk saya. Saya tanya, ‘Cukai rokok gimana? Sekarang berapa rata-rata?’ ‘Lima puluh tujuh persen.’ Wah, tinggi amat. Firaun lu?” ujar Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (20/9/2025). Pernyataan tersebut mencerminkan keheranannya terhadap struktur tarif cukai yang selama ini diterapkan.

Meski mempertanyakan besaran tarif, Purbaya juga memahami latar belakang kebijakan tersebut. Ia menyebut tarif yang tinggi pada akhirnya memang sengaja dipakai sebagai instrumen untuk menekan jumlah perokok di masyarakat.

BACA JUGA :  Wardatina Mawa Ingin Perceraian Segera Tuntas, Tegaskan Keputusan Sudah Bulat

Namun, ia menekankan bahwa kebijakan fiskal perlu mempertimbangkan dampak ekonomi bagi industri dan tenaga kerja domestik.

Purbaya belum merinci rencana perubahan kebijakan tarif cukai, namun menegaskan akan mencari jalan untuk melindungi keberlangsungan industri rokok nasional.

Selain isu tarif, perhatian Menkeu tertuju pada maraknya peredaran rokok ilegal yang diyakini menjadi faktor utama menurunnya kinerja pabrikan dalam negeri.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================