BOGORTODAY.COM – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Ahmad Fathoni mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi mengingat volume sampah di wilayah setempat mencapai 3.000 ton per hari.
Fathoni mengatakan, pengelolaan berbasis teknologi akan mengubah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang dikelola di tingkat desa dan kecamatan.
“Kita ingin pengolahan sampah ada unsur teknologinya, digiling, dipilah, dibikin RDF,” kata Fathoni, Sabtu (4/10/2025).
Ia menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat dalam penanganan sampah. Fathoni meminta setiap desa dan kecamatan memiliki sistem pengelolaan sampah sendiri guna mengurangi beban Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Sampah tidak bisa selesai tanpa melibatkan masyarakat, memilah dari hulu, kemudian zonasi. Tidak lagi urusan sampah diurus oleh DLH, tapi pihak kecamatan atau beberapa desa bikin pengolahan sendiri,” ujarnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















