Pengamat Sebut 3.500 Hektare Hutan di Kabupaten Bogor Hilang akibat Deforestasi

pengamat
Diskusi Visi Nusantara Terkait Fenomena Deforestasi di Kabupaten Bogor. Foto : bogortoday/Rifki Ramadhan

BOGORTODAY.COMPengamat kebijakan publik Yusfitriadi mengungkapkan, Kabupaten Bogor telah kehilangan hutan seluas 3.500 hektare akibat deforestasi dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dimilikinya, deforestasi di Kabupaten Bogor terjadi sejak 2011 hingga 2020 dengan luas mencapai 3.500 hektare. Jika dirata-ratakan, hilangnya hutan mencapai 300 hektare per tahun.

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

“Selama sembilan tahun, hutan di Kabupaten Bogor mengalami deforestasi sampai 2.000 hektare. Itu ditambah 1.500 hektare. Sampai hari ini kita kehilangan 3.500 hektare hutan,” kata Yusfitriadi, Kamis (18/12/2025).

Yusfitriadi menjelaskan, deforestasi yang memicu bencana alam tersebut dipicu oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah alih fungsi lahan di ruang terbuka hijau yang terjadi secara masif. Kebun beralih fungsi menjadi perumahan, sawah menjadi pabrik, hingga halaman rumah menjadi kontrakan dan beton.

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

“Sekarang alih fungsi lahan itu gila-gilaan. Semua pengurangan lahan terbuka itu adalah faktornya, salah satunya alih fungsi lahan,” ujarnya.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================