AS Ajukan RUU Larang Gagang Pintu Elektrik, Tesla dan Elon Musk Jadi Sorotan

AS
AS Ajukan RUU Larang Gagang Pintu Elektrik, Tesla dan Elon Musk Jadi Sorotan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sebuah rancangan undang-undang (RUU) baru diperkenalkan di Amerika Serikat yang menyoroti penggunaan gagang pintu elektrik pada kendaraan listrik.

RUU tersebut secara eksplisit menyebut Tesla dan CEO-nya, Elon Musk, sebagai contoh desain yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

RUU ini diberi nama Securing Accessible Functional Emergency (SAFE) Exit Act. Tujuan utamanya adalah mewajibkan produsen mobil untuk menyediakan mekanisme pembuka pintu manual yang mudah diakses, khususnya saat terjadi kecelakaan lalu lintas atau ketika kendaraan kehilangan daya.

Gagang pintu elektrik yang dapat keluar-masuk otomatis, seperti yang digunakan pada mobil listrik Tesla dan juga BYD, telah menjadi simbol desain modern kendaraan listrik. Desain ini digemari karena mendukung aerodinamika kendaraan, yang secara teori dapat membantu meningkatkan efisiensi dan jarak tempuh, meskipun dampaknya relatif kecil.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Namun, di balik tampilannya yang futuristis, desain tersebut memicu kekhawatiran serius. Dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan atau gangguan listrik, pintu kendaraan berisiko tidak dapat terbuka. Hal ini dapat menghambat proses evakuasi penumpang dan menyulitkan petugas penyelamat.

Anggota DPR Amerika Serikat, Robin Kelly (IL-02), menyatakan bahwa SAFE Exit Act dirancang untuk memastikan setiap kendaraan memiliki pintu manual yang aman dan mudah digunakan dalam keadaan darurat.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

“Hari ini, Anggota DPR AS Robin Kelly (IL-02) memperkenalkan sebuah RUU yang menangani kekhawatiran keselamatan pada pintu kendaraan listrik, termasuk pintu Tesla yang telah menjebak orang di dalam mobil mereka sendiri. Setidaknya 15 orang telah meninggal dalam kecelakaan mobil akibat pintu Tesla yang tidak dapat terbuka,” ujar Kelly dalam pernyataannya, seperti dikutip Electrek, Kamis (8/1/2026).

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================