BOGORTODAY.COM – Kesehatan metabolik, terutama kadar gula darah, sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.
Tanpa disadari, pola hidup tertentu yang terlihat sepele justru dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dalam jangka panjang.
Selain faktor usia dan genetik, gaya hidup memiliki peran besar dalam menentukan kesehatan tubuh.
Beberapa kebiasaan berikut perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan risiko diabetes jika dilakukan terus-menerus.
- Melewatkan Sarapan
Manfaat sarapan memang kerap diperdebatkan, namun sejumlah penelitian menunjukkan pentingnya makan pagi bagi kesehatan metabolik. Studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition menyebutkan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan memiliki risiko diabetes lebih tinggi dibandingkan mereka yang rutin makan pagi.
Menurut Melinda Maryniuk, ahli gizi di Boston, melewatkan sarapan dapat membuat seseorang makan berlebihan di waktu berikutnya. Hal ini terjadi karena tubuh merasa “menghemat” kalori di pagi hari, sehingga porsi makan cenderung membesar di siang atau malam hari.
Sarapan yang baik sebaiknya mengombinasikan protein, lemak sehat, dan karbohidrat tinggi serat, seperti roti gandum dengan telur, smoothie yogurt, atau alpukat.
- Duduk Terlalu Lama Tanpa Bergerak
Banyak orang menyadari pentingnya olahraga, tetapi kerap mengabaikan dampak buruk duduk terlalu lama. Penelitian dalam jurnal Diabetes Care yang melibatkan lebih dari 475.000 orang menemukan bahwa mengganti 30 menit waktu duduk dengan aktivitas fisik setiap hari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 6 hingga 31 persen.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















