BOGORTODAY.COM – Gelombang relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Jalan Suryakencana ke Pasar Jambu Dua menjadi babak baru bagi ekosistem perdagangan di Kota Bogor. Tak sekadar pindah lokasi, momentum ini dinilai sebagai langkah “naik kelas” bagi ratusan pedagang yang kini memiliki kepastian tempat usaha di bangunan pasar yang lebih modern dan tertata.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin, mengungkapkan bahwa Pasar Jambu Dua telah disiapkan secara maksimal untuk menyambut para pedagang dari titik-titik krusial seperti Jalan Pedati, Lawang Saketeng, Jalan Roda, dan Jalan Bata.
Fasilitas Representatif dan Kapasitas Besar
Pasar Jambu Dua memiliki daya tampung yang sangat memadai, yakni mampu mengakomodasi antara 900 hingga 1.000 pedagang. Keunggulan ini menjadi solusi bagi para PKL yang sebelumnya berjualan di bahu jalan dengan risiko gangguan cuaca dan penertiban.
“Kami ingin para pedagang merasakan kenyamanan. Di Pasar Jambu Dua, mereka memiliki lapak yang resmi dan terlindungi. Ini adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan marwah pedagang agar bisa berjualan dengan tenang dan lebih profesional,” ujar Jenal Abidin beberapa waktu lalu.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















