Spons Dapur Ternyata Bisa Jadi Sarang Bakteri, Ini Penjelasannya

Spons Dapur
Ilustrasi Spons Dapur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Spons dapur merupakan perlengkapan rumah tangga yang hampir selalu digunakan setiap hari. Meski tampak sederhana dan bersih secara kasat mata, benda kecil ini ternyata dapat menjadi salah satu tempat paling kotor di rumah.

Beberapa penelitian mengungkap bahwa spons bekas mencuci piring mampu menyimpan miliaran bakteri di dalam pori-porinya. Jumlah mikroorganisme yang ditemukan bahkan disebut setara dengan konsentrasi bakteri pada sampel limbah biologis tertentu.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports pada 2017 menemukan bahwa bakteri tidak hanya berada di permukaan spons, tetapi juga berkembang hingga ke bagian dalam. Mikroba tersebut membentuk biofilm, yakni lapisan bakteri yang membuat mereka lebih sulit dihilangkan meski spons sudah dibersihkan.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Para peneliti mencatat kepadatan bakteri pada spons dapur bisa mencapai puluhan miliar sel dalam ukuran kecil spons. Kondisi lembap dan sering terkena sisa makanan menjadikan spons sebagai tempat ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme.

Mengandung Ratusan Jenis Bakteri

Tak hanya jumlahnya yang tinggi, variasi bakteri dalam spons dapur juga sangat beragam. Penelitian menemukan ratusan jenis bakteri hidup di dalam spons bekas pakai, termasuk beberapa kelompok bakteri yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia.

BACA JUGA :  Usai Digeruduk Massa, BPN Kabupaten Bogor 1 Klaim Sampaikan Aspirasi Petani ke Pusat

Lingkungan spons yang hangat dan lembap membuat bakteri mudah berkembang biak dengan cepat. Apalagi jika spons jarang dikeringkan atau digunakan untuk membersihkan banyak permukaan berbeda, seperti meja dapur, wastafel, hingga peralatan makan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================