HONDA NM4 Vultus serasa dilaÂhirkan dalam dimensi dan ruang yang berbeda. Banyak keunikan, mulai dari model hingga fitur. Salah satu yang butuh penyeÂsuaian adalah mengoperasikan sistem perpindahan gigi yang disebut Dual Clutch TransmisÂsion (DCT).
DCT merupakan transimisi cerÂdas yang memadukan perpindahan gigi otomatis dengan dua mode, yakni mode D (Drive) dan mode S (Sport). Tapi kalau ingin lebih terasa sporty, bisa dioperasikan juga seÂcara manual 6-percepatan.
Pertama kali menjalankannya, tombol di setang kanan digeser dari posisi N ke D untuk mode jalan. Di mode ini, kita hanya pasrah dengan kemampuan komÂputer mendeteksi rpm untuk meÂmindahkan gigi. Ingin lebih galak dengan nafas pendek-pendek, geÂser tombol ke kiri di posisi S.
Mencoba cara manual, ada tombol lagi, masih di setang kanÂan, namun posisinya di depan (bagian luar setang). Tekan tomÂbol tersebut, sehingga mode otoÂmatik berpindah ke manual. Apa pun mode yang kita pilih, beriÂkut posisi gigi, ditampilkan pada panel meter layaknya mobil.
Untuk memindah gigi, tombol (+) dan (-) ada di setang kiri. MeÂnaikkan gigi ada di setang bagian dalam, sementara menurunkan gigi ada di bagian luar. Meski manual, perpindahan gigi tetap terasa halus dan responsif.
Soal tenaga, Moge ini jangan diragukan, karena Saat digeber mesin mesin SOHC 750 cc paralÂlel-twin berpendingin cairan itu menyalak. Tenaga 54 tk @6.250 rpm dan torsi 68 Nm @4.750 rpm didukung oleh desain comÂpact dan bobot yang ringan. Transmisi otomatisnya akan meÂnyesuaikan jika kita butuh tenaÂga di putaran bawah.
Sensasi kenyamanÂan didapat dari susÂpensi belakang Pro-Link yang menyatu dengan Honda Multi Action SysÂtem (HMAS) dan sistem pengereman 2 chanÂnel ABS yang dilengkapi dengan ban tubeless. Ban besar, bodi ringan, handling menawan, tenaga dahsyat, cukup melesatkan NM4 Vultus di berbagai kondisi jalan.
(hilÂman/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















