Istana Kepresidenan Tolak Aksi Bela Islam ‘505’

JAKARTA TODAY- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tak setuju dengan rencana aksi turun ke jalan pada Jumat (5/5/2017). Aksi yang dipimpin Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI itu akan dilarang jika dianggap mengganggu masyarakat.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

“Kalau demonstrasi mengganggu dan mengancam, ya bagaimana, itu pasti tidak boleh,” kata Wiranto di Jakarta Convention Center, Rabu (3/5).

Meski demikian, Wiranto mengatakan, polisi memiliki standar tersendiri soal tingkat kerawanan selama aksi. Dalam situasi yang berpotensi menimbulkan ancaman atau mengganggu orang lain, polisi harus mengambil tindakan tegas.

BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sekadar Murung, Kenali Tanda-Tanda Depresi pada Anak Sejak Dini

“Kalau kebebasan menyampaikan pendapat sudah mengganggu kebebasan orang lain dan menimbulkan kekacauan maka itu urusan aparat untuk melarang atau membubarkan,” katanya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================