EROPA TODAY- Sejumlah negara di Eropa berencana mengakhiri kebijakan bebas visa bagi warga Amerika Serikat yang hendak berkunjung ke negara mereka. Jika kebijakan itu direalisasikan, turis dari negeri Paman Sam nantinya tidak bisa seenaknya bolak-balik ke sejumlah destinasi andalan para pelancong seperti Paris di Perancis ataupun Roma di Italia.

Seperti diberitakan Reuters, rencana kebijakan tersebut diusulkan oleh Parlemen Eropa lantaran AS dianggap tidak memberikan timbal balik selama kegiatan bebas visa diberlakukan oleh pemerintahan di Eropa.

Warga AS selama ini punya kebebasan berkunjung ke sejumlah negara di Eropa tanpa membutuhkan visa selama 90 hari. Kebijakan itu dianggap berbanding terbalik dengan yang diterapkan pemerintah AS terhadap lima negara Eropa Timur.

Travel and Leisure mencatat, AS sampai saat ini telah memberlakukan wajib visa bagi warga Bulgaria, Kroasia, Siprus, Polandia, dan Rumania. Parlemen Eropa pun lantas meminta Eksekutif Uni Eropa, Kamis (2/3), untuk menghentikan kebijakan bebas visa yang telah dinikmati warga AS sejak 2014.

Langkah Parlemen Eropa itu dinilai sebagai ajang balas dendam yang telah diterapkan oleh AS. Negara yang dipimpin oleh Donald Trump itu dinilai tidak memberikan timbal balik kepada Eropa.

Meski demikian, pro-kontra penerapan visa bagi warga AS masih terjadi di tubuh Parlemen Eropa. Mereka khawatir pemberalkuan visa bakal menghambat laju pengunjung ke Eropa.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata AS, sebanyak 12,6 juta warga AS telah ke Eropa sepanjang 2016. Soal penetapan visa sendiri telah diatur dalam hukum Uni Eropa.

“Dampak terorisme di Eropa telah memberi pengaruh besar pada menyurutnya animo para pelancong yang menjadikan Eropa sebagai destinasi kunjungan,” kata anggota Parlemen Eropa István Ujhelyi seperti dikutip Telegraph. “Ini bukan saatnya memberlakukan aturan yang malah hanya akan menghambat pertumbuhan di sektor paling banyak mendongkrak lapangan kerja.” Hingga berita ini diturunkan, tercatat sebanyak 28 negara yang tergabung dalam Uni Eropa mendukung pemberlakuan visa bagi warga negara AS. Jika kebijakan itu disepakati, maka warga AS harus mengajukan visa agar bisa secara legal melancong ke negara-negara Uni Eropa. (Yuska Apitya/reuters)

loading...