sampah-foto-KOZERBOGOR TODAY- Perusahaan Daerah (PD) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) resah. Permintaan kerin­ganan biaya retribusi sampah yang belum terbayarkan sejak 2009 lalu, tak kunjung dijawab Walikota Bogor Bima Arya.

Seperti diketahui, sejak 2009 lalu, PD PPJ belum per­nah membayar retribusi sam­pah yang ada di seluruh pasar kelolaannya. Nilai tunggakan­nya pun terbilang fantastis, yakni mencapai Rp10 milliar alias Rp118 juta per bulan.

Direktur Operasional PD PPJ, Syuhaeri mengatakan, bila pihaknya sudah tiga kali mem­berikan surat kepada Walikota Bogor. Isinya, terkait permin­taan keringanan biaya tung­gakan retribusi sampah PD PPJ dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor.

“Kami sudah kirimkan surat itu sebanyak tiga kali. Pada su­rat yang ketiga, kami antarkan langsung ke Pak Wali. Kami khawatir, dua surat sebelum­nya tercecer atau tidak terbaca oleh beliau,” katanya kepada BOGOR TODAY.

Meski telah diantar lang­sung kepada orang nomor satu di jajaran pemerintah kota hujan, surat tersebut tak kun­jung berbalas. “Kami belum mendapatkan jawaban soal itu,” ucapnya.

Diakui Heri, pembayaran retribusi pasar oleh PD PPJ yang nunggak, akan dilaku­kan setelah PD PPJ mendapat jawaban dari Walikota. Meng­inggat, nilai tunggakan bila tunggakan retribusi sampah harus dibayar tanpa keringa­nan, dapat berdampak pada minusnya target pendapatan perusahaan plat merah ini.

“Setelah mendapat persetu­juan keringanan, maka kami akan segera membayarkan tunggakan itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DKP Kota Bogor Elia Bun­tang menyatakan, dengan dibayarnya retribusi sampah oleh PD PPJ, akan membantu DKP dalam mencapai keten­tuan target retribusi yang dibe­bankan oleh Pemerintah Kota Bogor. Di mana ketentuan target pada tahun 2016 dari re­tribusi sampah mencapai Rp 9 milliar.

Sekedar diketahui, dalam Peraturan Daerah (Perda) no­mor 12 tahun 2005 tentang retribusi sampah, diatur, bila seluruh instansi pemerintah dan swasta yang menciptakan timbulan sampah harus mem­bayar sampah yang ditimbul­kannya. (Patrick)

loading...