Untitled-27BANDUNG, TODAY-Nama besar Persib Bandung sepertinya berdaya pikat tinggi bagi para legiun asing. Pasalnya, berbagai agen menyodor­kan lamaran bagi pemainnya agar bisa berkostum Maung Bandung walaupun ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 sedang bergulir.

Sekretaris tim Persib Yudi­ana mengakui hal itu. Ia kerap mendapatkan lamaran pemain di kotak surat elektroniknya tiap kali Atep dkk menunjukkan hasil laga yang minor.

“Minimal dua orang, kecuali ka­lau hasilnya bagus enggak ada yang menawarkan,” ujar Yudiana di Mess Persib, Kota Bandung.

Kebanyakan para agen tersebut, kata Yudiana, menawarkan pemain berkebangsaan Libya, Serbia, dan Nigeria. Hingga pekan ke-10 ia telah menerima lebih dari delapan lama­ran.

“Kalau Nigeria yang kena black­list di Indonesia enggak akan bisa masuk, kalau pemain asing pernah bermain di Indonesia belum ada yang melamar,” katanya.

Posisi juru gedor asing yang pal­ing diminati, pasalnya Juan Carlos Belencoso yang berlabel marquee player atau pemain top yang dimil­iki Persib belum menunjukkan per­forma yang menjanjikan.

Kendati begitu, toh, para pela­mar tersebut tak bisa bergabung dengan tim dalam waktu dekat. Se­bab, pekan transfer ISC baru akan dibuka pada paruh musim kom­petisi yang jatuh pada September mendatang.

“Agennya kebanyakan tinggal di Malaysia, kalau agen di Indonesia karena dia sudah tahu peraturannya enggak ada yang nawarin, sedang­kan yang di Malaysia karena dia ti­dak tahu peraturannya sering nawa­rin terus,” ucap pria berjanggut itu.

Dari informasi yang dihimpun Tribun, bahkan pemain asal Mon­tenegro maupun Spanyol ada yang menawarkan diri secara langsung, beberapa pemain Afrika pun sem­pat datang ke Mess Persib untuk melamar.

Diminta Buat Sejarah di Persi­pura

Manajer tim Umuh Muchtar ber­harap skuat Persib bisa mencatat­kan sejarah ketika bertandang ke markas Persipura Jayapura, besok (hari ini, red).

Sebab, kata dia, dalam beberapa musim kesebelasan Maung Bandung selalu gagal mencuri poin di Stadion Mandala.

Saat kembali melakukan lawatan ke Papua pada musim 2016 ini, Umuh berharap Djajang Nurjaman beserta kolega bisa menaklukkan tuan rumah. Setidaknya, kata dia, skuat Maung Bandung mampu men­curi poin di kandang Persipura.

“Kita tidak pernah menang, mu­dah-mudahan jadi sejarah di sana dengan Pak Djajang bisa bawa poin, poin penuh terutama walaupun satu poin juga bersyukur Alhamdu­lillah,” kata Umuh.

Secara teknis, Umuh menilai skuat Persipura saat ini tidaklah seg­arang dahulu. Menurutnya, ketika itu tim Mutiara Hitam menjelma se­bagai klub superior yang sulit dita­klukan saat menjalani laga kandang maupun tandang.

Di samping itu, sambung Umuh, hubungan antara suporter Persi­pura dengan bobotoh yang selama ini berjalan baik juga bisa menjadi keunggulan bagi Persib.

Atep dkk dipastikan bakal mendapat dukungan dari bobotoh langsung di Stadion Mandala, wa­laupun jumlahnya tidak sebanyak ketika bermain di Bandung.

“Persipura tidak luar biasa, ti­dak seperti yang dulu kalau seka­rang, suporter Persipura juga ber­sahabat dengan Persib dan Persib melawan Persipura sama saja main di kandang, karena Persipura main di sini welcome tidak ada masalah,” pungkasnya. (*)

loading...