A4-23-7-2016-Bogor-RayaBOGOR TODAY – Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor bersama Dinas Kebudayaan, Pari­wisata, dan Ekonomi Kre­atif (Disbudparekraf ) akan melakukan verifikasi dan identifikasi serta berbagi tanggung jawab terhadap ke­beradaan Gedung Kemuning Gading yang berada di kom­pleks Balaikota.

Hal tersebut dilakukan me­lihat kondisi fisik gedung yang kurang terpelihara lantaran dimakan usia. Oleh karena itu, fungsi-fungsi ruang yang ada semuanya juga akan diidenti­fikasi.

Wakil Walikota Bogor Us­mar Hariman menjelaskan hal itu usai melakukan penin­jauan seluruh bagian Gedung Kemuning Gading bersama Ke­pala Disbudparekraf, Shahlan Rasyidi, Kamis (21/7/2016).

“Dalam minggu ini sele­sai verifikasi dan identifikasi itu, nanti langsung akan coba dianggarkan di APBD Peruba­han. Kalau pada akhirnya me­merlukan anggaran yang lebih besar maka akan dianggarkan murni nanti di APBD tahun 2017,” terang Usmar.

Ia menambahkan, dalam minggu ini, seluruh persoalan sarana prasarana Gedung Ke­muning Gading ini akan segera diselesaikan.

Sehingga gedung itu akan bisa optimal kembali dalam dua sampai tiga tahun ke de­pan. “Hanya memang ada be­berapa catatan bahwa ruang-ruang yang sudah diberikan izinnya untuk penggunaannya kepada organisasi-organisasi yang ada keadaannya lebih parah lagi. Kelihatannya bu­kan setahun atau dua tahun tidak pernah didatangi,” ung­kap Usmar.

Usmar menambahkan, bagian umum nantinya akan diminta untuk mengundang sejumlah organisasi yang me­manfaatkan gedung tersebut untuk diinventarisasi.

“Kalau memang tidak dibutuhkan lagi masih ban­yak organisasi yang mem­butuhkan ruangannya, dan Pemkot Bogor sendiri masih kekurangan ruang-ruang un­tuk organisasi yang berdiri di tahun 2015-2016 ini,” imbuh­nya.

(Herza|Abdul Kadir Basalamah|ed:Mina)

loading...