PELALAWAN TODAY – Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran lahan di kawasan Taman Nasioal Tesso Nilo (TNTN) Riau. Salah satu lokasi yang terbakar adalah kawasan Kamp Flying Squad tempat gajah Sumatera berada.

Di tengah kesibukan memadamkan kebakaran TNTN, Satgas Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) tetap menggelar upacara bendera HUT RI ke-74. Tempat lokasi upacara yakni di bekas hutan Kamp Flying Squad.

Dalam upacara HUT RI ke 74 di bekas lahan terbakar di Flaying Squad Desa Lubuk Kembang Bungan Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau dilakukan oleh Personel Polres Pelalawan dan Balai TNTN.

Dalam apel upacara bendera 17 Agustus 2019, dipimpin oleh Iptu Romi Irwansyah yang juga menjabat Kasat Narkoba Polres Pelalawan. Tim yang ikut upcara terdiri dari 14 anggota kepolisian dan 14 anggota dari Balai TNTN.

“Saat ini anggota kita tetap terus berupaya memadamkan kebakaran termasuk di TNTN,” kata Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi, Sabtu (17/8/2019).

Polres Pelalawan belum lama ini juga menangkap salah satu cukong yang menjarah TNTN. Kebakaran di kawasan TNTN yang merupakan kasawan konsevasi Gajah Sumatera banyak dibakar dan dijadikan perkebunan kelapa sawit, karet serta pemukiman.

TNTN dihuni oleh 150 gajah liar dan delapan ekor gajah jinak. Kebakaran di TNTN juhga terjadi Flying Squad tempat habitat gajah jinak hidup. Karena kebakaran itu, delapan ekor gajah yang selama ini bertugas menangani konflik manusia dengan gajah liar terpaksa dievakuasi.

“Kita imbau agar warga tidak membakar lahan. Kita akan lidik semua kasus Karhutla. Kita juga menangani kebakaran di korporasi dan kasusnya sudah kita serahkan ke Polda Riau,” imbau Kaswandi.

Polres Pelalawan juga mengadakan sayembara bagi siapa saja menangkap pelaku pembakar hutan dan lahan diberi hadiah.

“Kita beri Rp5 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap pelaku pembakar hutan dan lahan,” tegasnya. (net)

loading...