CIBINONG TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bakal bertolak ke Moscow, Rusia, akhir Oktober mendatang. Lawatan mereka untuk menjual produk-produk dari Bogor kepada pengusaha di sana.

Dari informasi yang didapat, ada 8 orang yang akan berangkat ke Rusia. Mereka terdiri dari pengusaha sebanyak 3 orang dan 5 orang dari Disperdagin termasuk Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Kepala Disperdagin Nuradi.

Wakil Bupati, Iwan membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, lawatan ke Rusia untuk melakukan MoU atau nota kerjasama perdagangan.

“Kita ke sana menjual produk Kabupaten Bogor. Beberapa waktu lalu di Trade Expo Indonesia (TEI) di Tangerang, ada beberapa buyer dari Rusia tertarik dengan produk kita. Insha Allah akan ada MoU di sana,” kata Iwan kepada wartawan.

Saat expo beberapa waktu lalu itu, sambung Iwan, pengusaha dari Rusia datang langsung dan melihat produk Kabupaten bogor. Pada kesempatan itu, mereka memborong 5 boks produk lokal. Sehingga komunikasi pun semakin baik hingga disepakati kerjasama perdagangan di Rusia.

“Jadi yang menarik perhatian mereka adalah produk-produk organik yang merupakan produk dari inkubator bisnis IPB. Mereka membuat kecap dari kelapa, keripik dari kelapa. Kedua produk ini sangat diminati mereka dan mereka sudah membeli langsung waktu pameran,” ungkap Iwan.

Dari pertemuan itu, pembeli dari Rusia sepakat untuk melakukan perdagangan yang lebih besar. Produk Bogor nantinya akan diekspor.

“Jadi agendanya di sana kita MoU, kita menunjukan bahwa pemerintah serius bersama para pengusaha untuk menjalin kerjasama perdagangan,” ungkap Iwan.

Selain itu, Pemkab Bogor bakal membawa produk lain. Seperti diapers, produk cleaner seperti pembersih toilet, keripik singkong, sereal dan kosmetik.

“Semua produk lokal Kabupaten Bogor. Pertemuannya pun nanti di KBRI,” jelas Iwan.

Sementara, Kepala Disperdagin Kabupaten Bogor, Nuradi mengatakan, persiapan keberangkatan ini sudah terjadwal sejak satu tahun belakangan. Rombongan rencananya akan berangkat pada 30 Oktober sampai dengan 5 November 2019.

“Jadi keberangkatan ini sudah on schedule. Sudah terjadwal sejak satu tahun lalu, dan mereka (Rusia) akhirnya meresponnya,” kata Nuradi.

Untuk jumlah orang yang berangkat, Nuradi memastikan mereka merupakan orang yang expert (ahli) di bidangnya, khususnya para pengusaha dari Kabupaten Bogor yang ikut dalam keberangkatan tersebut yang memiliki akses di Rusia.

“Jadi ini perjalan bisnis to bisnis. Ini kesempatan kita untuk memajukan usaha Kabupaten Bogor juga sebagai salah satu upaya mensuksekan Pancakarsa, yaitu Karsa Maju,” jelas Nuradi.

Dengan terjalin kerjasama tersebut, Nuradi berharap akan berpengaruh pada peningkatan tenag kerja di Kabupaten Bogor.

“Harapan kita tenaga kerja bisa bertambah karena kita bisa ekspor barang ke luar negeri. Dan otomatis adanya pesanan dari sana akan membutuhkan tenaga kerja lebih banyak nantinya,” tandasnya. (Firdaus)