HL-1---Honda-Accord-(1)

PT Honda Prospect Motor (HPM) memperkenalkan varian baru Honda Accord VTi-L ES dengan peningkatkan fitur canggih di dalamnya. Untuk membawa pulang mobil ini, Honda membanderol Rp650 juta (OTR Jakarta) atau beda sekitar Rp67 juta dari varian sebelumnya. Seperti apa fitur yang disebutsebut pintar itu?

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Teknologi keselamatan terbaru ini disebut dalam paket ‘Honda Sensing’. Honda Sensing merupa­kan sistem pintar meng­gunakan dua tipe sensor, Monocular Camera dan Milimeter Wave Radar yang berfungsi untuk mendeteksi lingkungan sekitar guna memini­malisir resiko kecelakaan saat di ja­lan raya.

“Dengan penambahan fitur keselamatan yang leb­ih canggih dan terdepan di new Accord, kita ingin mewujudkan rasa ny­aman kepada konsumen setia,” Corporate Com­munication Manager HPM, Yoseph Swaso­no Agus.

Baca Juga :  Motor Mendadak Mati Usai Lewati Banjir, Jangan Nyalakan Dulu Bos, Ini Kata Ahlinya

Dijelaskan, Adap­tive Cruise Control, bekerja melalui Mil­limeter Wave Radar untuk membaca jarak kendaraan di depan. Fungsinya, m e m b e r i perintah ke sistem agar dapat meng­atur akselarasi atau deselarasi tanpa harus menginjak pedal rem. Fitur ACC diaktifkan secara manual den­gan syarat kecepatan mobil diatas 40kpj, serta jarak jangkauan sensor 120 meter.

Untuk fitur Collision Mitigation Braking system, berfungsi memper­ingatkan pengemudi lewat audio vis­ual jika ada potensi benturan dengan kendaraan di depan. Selanjutnya, sistem secara otomatis akan men­gencangkan seatbelt dan mengaktif­kan rem secara bertahap.

Baca Juga :  5 Bagian-Bagian Mobil yang Rentan Rusak Saat Terkena Air Hujan, Pemilik Wajib Tahu

Sistem ini bekerja saat mobil Anda dan kendaraan di depan lebih dari 15kpj dengan kemungkinan ta­brakan.

Sementara Lane Keeping As­sist System, dimana fitur terakhir ini memanfaatkan kerja Monocular Camera untuk menjaga mobil tidak keluar dari marka jalan, dengan memberikan peringatan lewat suara dan menambah torsi kemudi. Fitur ini diaktifkan secara manual lewat tombol MAIN dan LKAS pada roda kemudi, dan bekerja ketika kend­araan berada di tengah jalur atau antara dua marka jalan dan kecepa­tan minimal 72 kpj. (DP)