Untitled-1BOGOR, TODAY – Penyakit diabetes melitus atau kencing manis dan sering disebut juga dengan penyakit gula adalah penyakit metabolisme tubuh dimana jumlah gula didalam darah melebihi normal. Salah satu upaya untuk mengatasi penyakit diabetes adalah dengan olahraga secara teratur. Kegiatan olahraga penting selain untuk menghindari kegemukan juga dapat menurunkan kadar gula darah. Pada waktu bergerak penggunaan energi bertambah sehingga menurunkan kegemukan dan kerja insulin lebih baik karena gula darah dapat masuk ke dalam sel otot untuk dibakar.

Terpenting dalam berolahraga adalah memilih jenis olahraga yang disenangi karena dilakukan secara teratur dan masuk ke dalam kegiatan rutin sehari-hari. Jenis olahraga yang dianjurkan adalah jenis aerobik yaitu olahraga yang dapat meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru serta membuat insulin bekerja lebih efisien, dapat mengurangi lemak tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Yang termasuk olahraga aerobik adalah jalan kaki, lari, naik tangga, speda statis, jogging, berenang, senam aerobik, menari dan main tali. Olahraga sebaiknya meliputi pemanasan, pemantauan denyut nadi dan pendinginan termasuk peregangan.

Baca Juga :  15 Oktober Diperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Intip Yuk Sejarah Singkatnya

Bagi pemula olahraga di mulai dengan 5 menit olahraga aerobik setiap hari selama 1-2 minggu. Kemudian tambah 5 menit lagi dan sesudah itu 5 menit lagi dan seterusnya secara bertahap menjadi 20- 60 menit sebanyak 3-5 kali seminggu.

Olahraga Aman

Dalam memilih olahraga pelajarilah cara yang benar dan hindari cidera yang dapat memperburuk masalah terutama pada kaki. Lakukanlah pemanasan selama 5-10 menit sebelum berolahraga dan pendinginan 5-10 menit sesudah berolahraga. Pemanasan dapat meningkatkan denyut jantung, menghangatkan otot dan mencegah cidera, sedangkan pendinginkan menurunkan denyut jantung dan memperlambat pernafasan. Latihan inti dilakukan selama 20-40 menit. Jika kurang dari 15 menit sehari, olahraga tidaklah meningkatkan kebugaran anda.

Baca Juga :  Studi Menyebut Nyamuk Aedes Aegepty Mengalami Penurunan Reproduksi Imbas Infeksi Bakeri

Sebaiknya janganlah berolahraga bila kadar gula > 300 mg/dL, dalam keadaan sakit, kaki terasa kebas, kesemutan atau nyeri, terjadi dehidrasi, nafas pendek, pusing, sakit perut, sakit dada, leher, bahu, atau rahang dan mata kabur. Olahraga harus dipilih yang menyenangkan agar dapat dilakukan secara rutin. Fungsi olahraga bagi penderita diabetes adalah menurunkan kegemukan dan menurunkan gula darah dengan mengaktifkan kerja insulin. Karenanya, lakukanlah olahraga secara rutin.

(Rifky Setiadi/*)