Untitled-5BANDUNG, Today – Striker Persib Bandung, Tantan miris dengan kondisi persepakbolaan nasional. Apalagi be­berapa klub terancam bubar, karena secara finansial keteteran setelah kom­petisi berhenti.

Persib yang notabene tim besar di Indonesia pun berencana akan melepas seluruh pemainnya, hingga akhir Juni 2015 ini.

“Sangat miris sekali, tidak disangka-sangka akhirnya bakalan seperti ini,” kata Tantan, saat dihubungi via ponsel­nya, Jumat (12/6/2015).

Tantan sangat menyesalkan, jika kondisi sepak bola nasional ini berim­bas pada masa depan pemain muda. Apalagi pemain yang tengah mengem­bangkan karier, dengan bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Kasihannya para pemain yang wak­tu-waktunya sedang naik, terus kondisi sepak bola di kita seperti ini, takutnya mentalnya juga ikut keganggu juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Simona Halep Bertekuk Lutut Dibawah Kaki Aliaksandra Sasnovich Dalam Debut Indian Wells

Jebolan SSB Elang Putih (Elput) Lem­bang ini mengaku sering kedatangan tamu dari pemain muda. Tantan men­gaku, kerap dimintai masukan oleh para juniornya, agar bisa mengembang­kan karirnya.

“Kalau pemain dari SSB Elput, suka ada yang ke rumah, kita sharing-sharing soal sepak bola,” ujar dia.

Selain itu, dikatakan Tantan, para juniornya itu ingin tahu cara membang­kitkan motivasi di tengah karut marut­nya sepak bola nasional.

“Tantan ingatkan yang penting se­mangat saja dan jangan pantang meny­erah dalam kondisi apapun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, tim transisi bentukan Kemenpora rencananya bakal men­canangkan Piala Presiden. Soal turna­men itu, PT Persib Bandung Bermartabat, selaku pengelola klub belum bersikap.

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

Tantan sendiri menyerah­kan sepenuhnya kepada pihak manajemen soal kepersertaan Piala Pres­iden tersebut.

“Sebagai pemain, masih terikat kontrak, ya kita pasti mengikuti apapun keputusan dari manejemen. Karena kita masih belum putus kontrak kita ngikutin Persib saja,” ujarnya.

Meskipun timnya sedang vakum, dia konsisten men­jaga performanya dengan cara bergabung den­gan SSB Elput.

“Paling lati­han bersama saja. Kebetulan lapangannya dekat rumah, biasanya hari minggu SSB latihannya. Seka­lian latihan berbagi ilmu juga,” pung­k a s n y a .

(Imam/ net)