JAKARTA, Today – Pasar saham Indonesia, kembali melanjutkan pelemahan, Kamis (9/7/2015). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 33,29 poin atau 0,7 persen ke 4.838,28. Sebanyak 96 saham menguat, 189 saham melemah dan 98 saham stagnan. Hari ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp3,2 triliun dari 3,4 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 6,91 poin atau 0,8 persen ke 824,73, Jakarta Islamic Index (JII) turun 7,65 poin atau 0,8 persen menjadi 645,59, indeks IDX30 turun 3,67 poin atau 0,9 persen menjadi 427,12, dan indeks MNC36 turun 1,73 poin atau 0,7 persen ke 260,48.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, namun hanya sektor perkebunan yang naik 0,9 persen, sektor aneka industri 0,1 persen, dan sektor properti.

Berbeda dengan IHSG, di Asia indeks Nikkei naik 117,86 poin atau 0,60 persen ke 19.855, indeks Hang Seng naik 876,23 poin atau 3,73 persen ke 24.392, dan indeks Straits Times turun 0,34 persen ke 3.273.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp525 atau 2,1 persen ke Rp26.000, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp450 atau 1,1 persen ke Rp40.700, dan saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik Rp400 atau 3,6 persen ke Rp11.400.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Sedangkan saham-saham yang berada dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Merck Tbk (MERK) turun Rp3.500 atau 2,9 persen ke Rp119.000, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp875 atau 1,2 persen ke Rp73.000, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 atau 1,6 persen ke Rp45.900.

(OKZ/Apri)