usmarBOGOR TODAY – Adem ayem. Inilah ending dari se­luruh polemik lelang yang menyeret Wakil Walikota Bo­gor, Usmar Hariman. Kejari Bogor dan DPRD Kota bogor ternyata tak memiliki nyali memperkarakan perkara in­tervensi lelang proyek yang dilakukan Usmar Hariman.

Rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang diagendakan DPRD Kota Bogor kemarin ternyata gagal terbentuk alias deadlock.

Atas hasil ini, Ketua or­mas Benteng Bogor Raya (BBR) Dudi Mahdi, mengaku tak kaget lantaran DPRD Kota Bogor memang bekerja tak seperti ekspektasi forum. Dirinya juga menekankan, pi­hak FOBB akan melenggang ke jalur hukum yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Terlibat Kecelakaan 3 Pemotor Tewas, Sopir Melarikan Diri

“Sudah saya duga pasti perkara ini akan mandek,” tandasnya.

Terpisah, Koordinator FOBB, Benignnu Agroebie, menegaskan, jika berkas yang disampaikan kepada DPRD Kota Bogor, tidak leng­kap untuk diproses. Dirinya mengatakan, akan menyiap­kan bukti kembali dan melim­pahkan perkara ini ke Polda Jawa Barat dan Komisi Pem­berantasan Korupsi (KPK). “Pihaknya akan sangat serius dalam kasus Usmar hariman ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Akibat Melakukan Aksi Drifting, Sopir Angkot di Bogor Diamankan

Menurut Benignnu, pi­haknya akan menempuh semua jalur untuk mengadu­kan perbuatan yang dilaku­kan Usmar Hariman. “FOBB kecewa akan ketidakseriusan wakil rakyat dalam menan­gani laporan yang telah dilim­pahkan,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryono, mengatakan, pihaknya akan memberi pelajaran terhadap Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, yang menyalahi ra­nah kekuasaannya. Ternyata janji itu tak terbukti.

(Rizky Dewantara)