Untitled-8PROSES pembelajaran harus bisa dilihat dan diakses dengan baik oleh warga sekolah. Monitoring dan kerjasama yang kuat, memicu dan mendorong keberhasilan program pendidikan yang dilakukan sekolah.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Sistem manajemen dan penyelenggaraan sekolah turut menentukan pembentukan hasil pendidikan. Sekolah tak hanya cukup membuat rencana dan ke­bijakan, tetapi juga kerjasama semua elemen seko­lah mulai dari guru, peserta didik, karyawan hingga orang­tua siswa. Itulah sebabnya, untuk memudahkan proses administrasi, monitoring dan evaluasi di sekolah, SMA Bina Bangsa Sejahtera (SMA BBS) Bogor mengaplikasikan sistem yang diberi nama SIMASTER (Sistem Adiministrasi Sekolah Terpadu). SIMASTER merupakan sistem software aplikasiberbahasa Indonesia untuk membantu menjalankan mana­jemen dan administrasi sekolah. Aplikasi ini merespon sistem pembayaran SPP dan pembayaran administrasi lain, keuangan sekolah, pengolahan nilai hingga monitoring ab­sensi. Secara garis besar, SIMASTER menyediakan layanan informasi yang berhubungan dengan kesiswaan, akademik dan keuangan.

Sekolah para juara yang beralamat di Jl. Raya Marga Jaya, KM 7, Kel. Batu Ulung, Kec. Bogor Barat ini percaya bahwa untuk mencapai kualitas sumber daya manusia, sesuai visi sekolah untuk menghasilkan SDM yang unggul prestasi, ber­wawasan kebangsaan dan berakhlakul karimah, diperlukan kerjasama dengan semua pihak dalam membangun proses pendidikan. “Sistem ini pada dasarnya merupakan upaya untuk menyelenggarakan proses pendidikan dengan baik. Harapannya, sisem ini membangun sinergi warga sekolah. Sekolah bersama orangtua dapat bersama-sama melakukan monitoring perkembangan peserta didik baik dari sisi aka­demik, prilaku siswa hingga proses administrasi yang bisa diakses orangtua siswa,” jelas Edi Sukmara, M.Si, Kepala Sekolah SMA BBS Bogor.

Edi menambahkan, perencanaan, organisasi, koordina­si, komunikasi, supervisi, dan evaluasi, merupakan bagian dari fungsi-fungsi administrasi pendidikan yang pokok dan sangat penting. “Semua kegiatan sekolah akan dapat ber­jalan lancar dan berhasil baik jika pelaksanaannya melalui proses dan garis fungsi administrasi pendidikan yang baik,” tambahnya. Sebab itulah SIMASTER pada akhirnya menjadi bagian dari keberhasilan proses pendidikan.

M Alfin Haryadi, Koordinator IT SMA BBS Bogor yang juga merupakan Kepala Laboratorium SMA BBS Bogor menjelaskan, SIMASTER dapat melakukan pengisian nilai secara otomatis oleh guru bidang studi dan orangtua siswa dapat melihat hasil pencapaian nilai siswa secara langsung di semua mata pelajaran, baik ulangan harian, UTS hing­ga UAS. Orangtua siswa juga dapat melihat laporan pem­bayaran atau keuangan baik SPP maupun Non SPP. Bahkan, setiap kali siswa datang melakukan absensi, secara lang­sung orangtua siswa akan mendapat informasi kehadiran dan kedatangan anak di sekolah. “Aplikasinya sederhana bagi orangtua. Setelah registrasi, orangtua dapat mengak­ses semua informasi itu melalui SMS Gateway. Jadi, orang­tua hanya perlu mendaftarkan nomor telepon ke BBS SMS CENTRE,” papar Alfin.

Proses itu, dimulai sejak orangtua melaku­kan registrasi siswa saat PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru). Sistem secara otomatis mengeluarkan Nomor Induk Siswa (NIS) bagi siswa yang diterima, NIS itu diproses oleh sistem dan menghasilkan Nomor PIN (Per­sonal Identification Number), baik PIN untuk siswa maupun orangtua siswa. PIN itulah yang digunakan untuk registrasi ke sistem SIMASTER. Orangtua siswa dan siswa melakukan registrasi SIMASTER dengan mengetik: reg bbs NIS PIN dan mengirim ke BBS SMS CENTRE, yaitu di nomor 085711486171. “Setelah diverifikasi dan diterima, tidak lebih dari 1 me­nit, orangtua sudah bisa mengak­ses semua informasi berkaitan dengan info SPP, info Non SPP, info nilai hingga laporan kehadi­ran siswa,” jelas Alfin.

Pembimbing Bidang Kesiswaan, Marius mengung­kapkan sistem ini juga membantu dalam memonitor­ing kegiatan siswa. “Dalam sistem itu bahkan ada rekap prilaku siswa yang merespon sistem reward dan punish­ment. Ini memicu perbaikan prilaku agar siswa tetap kon­trol dan terpacu untuk terus berprestasi,” tanggapnya. Dari sisi siswa, manfaat SIMASTER ini juga dirasakan oleh Giselsha. Putri dari Rahmat Gumilar dan Deuis Mustikasari yang baru duduk di kelas X ini merasa terbantu karena ada pemberitahuan kepada orangtua mengenai kehadirannya. “Sistem finger print juga memberi ketenangan pada orang­tua saya, sehingga jika saya sudah di sekolah, otomatis orangtua menerima SMS pemberitahuan,” ujar gadis kela­hiran Bogor, 2 November 1999 ini. Sementara, Ilham Mau­lana, siswa kelas XII IPA 3 mengungkapkan orangtuanya sangat terbantu dalam melakukan kontrol terhadap hasil belajar siswa. “Adanya SIMASTER menjadikan orang tua saya lebih mudah untuk melihat hasil belajar saya,” ujar pelajar kelahiran Bogor, 25 Mei 1998 yang merupakan pu­tra dari Sukria Prasetiana dan Nurjanah itu.