BTM-(4)Kebocoran Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) milik Bogor Trade Mal (BTM) tak kunjung dibereskan.

Oleh :Guntur Eko Wicaksono
[email protected] yahoo .com

Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Rus­wandi, mengaku dirinya dikibuli ten­tang penutupan tem­pat pembuangan sampah milik BTM yang pada kenyataannya tempat tersebut belum juga di­tutup.

“IPAL BTM kemarin kita su­dah mendapatkan progres ses­uai yang pernah saya sampaikan sambil menunggu hasil Labora­torium ada lagi 4 poin yang ha­rus dilakukan oleh manajemen BTM. Saya malah kaget kalau rekomendasi itu dilanggar,” ung­kap Yus Ruswandi, kemarin.

Yus juga mengatakan pi­haknya sudah menerima laporan kemajuan perkara pembangu­nan IPAL dan juga pihak mana­jemen sudah melaporkan bahwa tempat pembuangan sampah milik BTM sudah ditutup, walau­pun pada kenyataannya tempat pembuangan sampah itu ternya­ta masih terbuka lebar.

Baca Juga :  Bima Arya Dukung Reformasi Perlindungan Sosial Bagi Warga Miskin

“Saya sudah menerima pro­gresnya kemarin, dan empat poin tersebut sudah dilakukan oleh manajemen BTM sambil menunggu hasil lab contohnya tempat pembuangan sampahnya sudah ditutup,” ujarnya sambil memperlihatkan foto-foto lokasi kepada BOGOR TODAY.

Yus juga mengatakan, pi­haknya hanya merekomendasi­kan kepada BPLH terkait 4 poin yang harus dilakukan oleh mana­jemen BTM. “Saya dapat laporan itu sudah ditutup, kok belum ditutup. Ya, kami akan tanyakan lagi BPLH dan pihak BTM nya,” ungkapnya.

Politikus Golkar itu juga men­gatakan, pihaknya akan melaku­kan sidak kembali jika hasil uji lab keluar dan akan melihat se­jauh mana progres yang sudah dilakukan oleh BTM. “Kami akan sidak kembali ke BTM minggu depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikabarkan Hilang, Seorang Pemulung di Bogor Ditemukan Tewas

Tak hanya soal IPAL saja yang BTM disorot. Soal keberadaan prostitusi pelajar, Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo men­gatakan pihaknya masih melaku­kan pemetaan. “Saya masih melakukan pemetaan dan sedang pendalaman terkait kasus prosti­tusi terselubung ini,” ujarnya.

Bekas Kepala Inspektorat Kota Bogor itu juga mengatakan, dua hari lagi akan sidak ke loka­si. “sekitar dua sampai tiga hari setelah dapat barang bukti baru kita akan sidak,” tegasnya.

Soal banyaknya persoalan di BTM ini, Manager Marketing dan Komunikasi Mal BTM, Sha­ron Vebrilla, tak berkenan men­jawab. (*)