“Saya minta semua masyarakat, maupun pemerintah di daerah masing-masing untuk mendokumentasikan jika melihat ada pabrik yang membuang limbah ke sungai, sehingga BLH bisa menindak,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Adi Suwardi mengatakan, masih ad­anya pabrik yang membuang ke sungai kare­na bentuk lemahnya pengawasan. “Ini bukti pemerintah tidak serius menangani persoalan ini. Sungai akan terkontaminasi limbah sam­pai kapan pun. Makanya pengawasan harus lebih ditingkatkan,” ujar Adi.

BACA JUGA :  Pembangunan Pemdes Cileuksa Tahun 2024, Tingkatkan Infrastruktur dan Mendorong Pemberdayaan Masyarakat

Ia melanjutkan, belum lama ini, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor mendapat aduan dari masyarakat tentang adanya limbah yang mence­mari sungai. “Saya akan koordinasikan dengan BLH, terkait adanya aduan tentang pencema­ran,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Jadi Percontohan, Kabupaten Bogor Akan Dijadikan Kabupaten Kebangsaan Oleh BNPT

(Rishad Noviansyah)

Halaman:
« 1 2 » Semua
======================================
======================================
======================================