Untitled-7BOGOR TODAY – Aksi koboi yang dilakukan oleh oknum aparat di Diskotik X-One dan Lipss dikecam oleh Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Bogor. Mereka ikut mendalami dan mencari dalang bentrok. Perbakin juga menye­but, Bogor sudah tak aman dan perlu diputih­kan dari peredaran pistol gelap.

Ketua Bidang Target dan Pelatih, Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Bo­gor, Benninu Argobie, menjelaskan, untuk pengguna senpi itu perlu izin, Izin Khusus Senjata Api (IKSA). Dirin­ya mengatakan, sulit bagi masyarakat umum un­tuk mendapatkan izin tersebut, karena hanya orang yang mempunyai penghasilan tertentu karena setiap bekerja membawa uang dalam jumlah besar. “Izin itu langsung dari Mabes Polri, dan harus melalui psikotes dan ujian menembak. IKSA juga tidak boleh dibawa untuk mengunjungi tempat hiburan, semua ada aturannya dengan jelas,” kata dia.

Baca Juga :  Warga Bogor Bisa Vaksinasi di Gedung DPRD

Benn-sapaan akrabnya, mengaku, aksi kob­oi yang terjadi pekan lalu harus segera ditindak pihak Polres Kota Bogor. Ia juga mengatakan, jika aparatur negara yang membawa senpi ke Tempat Hiburan Malam (THM), tidak pada tem­patnya jika senpi tetap dibawa.

Baca Juga :  Cuma Lima Hari, 15 Ribu Dosis Vaksin di Yellow Clinic Ludes di Serbu Warga

“Siapa pelaku pengguna senpi yang sampai menembakan ditempat umum harus segera ditindak. Motif menggunakan senpi juga harus jelas,” akunya. “Jangan sampai masyarakat yang ingin mengunjungi hiburan malam jadi ta­kut karena kejadian tersebut,” tuntasnya.

(Rizky Dewantara)