
- Hematologi Rutin / CBC : Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Eritrosit, HemaÂtokrit.
- Bio Kimia – Faal Hati : SGOT, SGPT, Gamma GT, Fostafase Alkali, Bilirubin Total, Bilirubin Direk dan Albumin
- Immuno Serologi – HepatiÂtis: HbeAg, HbsAg dan HbÂsAg Kuantitatif
Secara garis besar, metode pengobatan tradisional Djamilah melakukan 3 tahap pengobatan:
Tahap Pertama dalam pengoÂbatan tradisional djamilah najmudÂdin adalah pengobatan lambung atau pencernaan. Karena setiap orang yang menÂderita penyakit apapun, baik itu yang berat ataupun ringan, mayoritas lambungnya bermaÂsalah. Lambung merupakan tempat pengolahan semua makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh manusia. Jika lambungnya bermaÂsalah, otomatis organ-organ tubuh yang lainnya pun bermasalah. SeÂhingga walaupun pasien mengkonÂsumsi obat (baik itu obat tradisional ataupun obat kimiawi) tetap sulit akan sembuh apabila lambungnya bermasalah, karena lambung bagaiÂkan ‘mesin’ di tubuh manusia yang memproses semua makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Tahap Kedua adalah penyemÂbuhan penyakit yang diderita oleh pasien dalam kasus ini adalah peÂnyakit hepatitis B. Setelah lambung pasien diperbaiki, maka kinerja obat tradisional untuk hepatitis B ramuan Ny. Djamilah Najmuddin pun akan bekerja secara optimal. Jadi janganlah heran apabila banyak dari mantan pasien kami yang menÂgidap hepatitis B sembuh total (HbÂSag nya negaÂtif ) walau hanya mengkonsumsi satu sampai dua paket ( kurang lebih satu bulan penÂgobatan) obat tradisional hepatitis B. Karena lambung pasien dapat mencerna serta mengolah obat-obatan kami secara optimal, sehingÂga pengobatan pun berjalan dengan sempurna.
Tahap Ketiga adalah pengemÂbalian energi tubuh pasien. Tahap ketiga ini ditujukan untuk meningÂkatkan kembali energi pasien yang sudah drop akibat terserang suatu penyakit, untuk tahapan ketiga ini pengobatan kami dibantu dengan suplemen multivitamin alami yakÂni madu asli. Contohnya adalah dalam kasus pasien penyakit hepatitis B yang telah kronis. GeÂjala pasien yang mengidap penyaÂkit hepatitis B akut, diantaranya adalah lemah, gampang capai dan badan lesu. Disinilah tugas dari madu tersebut. Mengembalikan nafsu makan dan energi tubuh pasien yang drop akibat diserang oleh virus hepatitis B. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














