image-(35)Susu sapi murni dan yoghurt? Tentu bukan hal baru di dunia kuliner. Tapi menurut Andi Ramdhani dan Dwika Larasati, hal tersebut memiliki potensial besar untuk dijadikan bisnis di area Cibinong, Kabupaten Bogor. Di sekitar komplek Pemda Cibinong memang tumbuh menjadi salah satu pusat kuliner.

Oleh : Hesti Amelia
[email protected]

Milk dan Delicious, dua kata yang menjadi dasar per­timbangan dalam pemilihan nama brand Milkylicious. “Kami ingin menyajikan sesuatu yang unik tapi menyehatkan. Salah satunya susu sapi. Banyak orang tidak terbiasa mengonsumsi susu sapi murni, karena agak amis. Maka dari itu kami membuat suat varian rasa untuk membuat rasa susu lebih menarik dikonsumsi oleh ma­syarakat.” ujar Andi kepada Bo­gor Today.

Dasar pemikiran Andi dan Dwika mendirikan bisnis ini kare­na susu sapi murni belum men­jadi trend di area Cibinong. Lalu setelah mereka riset dan survey ke bilangan Jakarta Selatan, Depok bahkan sampai Yogyakarta, Andi dan Dwika berpikir bisnis susu sapi murni memiliki potensi yang luar biasa. ‘’Walaupun dalam prosesnya, kami yakin tidak mudah untuk mem­buat sebuah trend baru. Kami yakin dan percaya 6-12 bulan ke depan, susu sapi dan yoghurt akan menjadi sesuatu yang menjamur di area Cibinong.” lan­jut Dwika yang akrab disapa Ayas.

Sesuai dengan namanya, signature Milkylicious untuk minuman jelas susu sapi murni dan yoghurt yang diramu dengan berbagai macam rasa seperti anggur, strawberry, blueberry, green tea, kacang hijau, cappuccino, vanilla, mocca, cokelat, oreo, bubblegum, dan masih banyak lagi varian rasa yang lain.

Fastest moving untuk makanan ada di Sosis Jancoek. Hmmm, nama yang unik. Jancoek merupakan sapaan khas Jawa Timur yang berkonotasi sebuah ekspresi kaget ataupun sapaan keak­raban antar teman. Sosis Jancoek ala Milkylicious adalah sosis panggang ber­diameter 4cm dengan panjang 35cm disajikan dengan french fries dan salad. “Kami ambil nama Jancoek karena se­tiap tamu yang memesan sosis ini pasti heran dan kaget, lalu bertanya-tanya “Beneran sepanjang ini?,” “Waaaw, gede banget….”. So, kami lho yang per­tama memberi nama produk ini den­gan nama Sosis Jancoek.” lanjut Andi.

Kedua pengusaha muda ini ber­cerita bahwa awal beroperasi meru­pakan masa yang berat untuk setiap pengusaha, maka mereka menyiasat­inya dengan promosi besar-besaran. Beruntungnya, Mlkylicious beroperasi menjelang Ramadhan yang merupakan peak season untuk bisnis kuliner. Se­tiap hari, setiap minggu, setiap bulan selalu ada strategi, terutama pasca Ramadhan, dan puncak musim hujan yang jatuh pada bulan Januari-Febru­ari. Kuncinya adalah yakin, percaya, belajar dan selalu kreatif.

Menurut Andi, untuk membuka usaha seperti ini dibutuhkan modal Rp. 70.000.000. Omset pada hari bi­asa, Senin hingga Jumat mencapai Rp. 500.000 sampai Rp. 600.000. Tetapi pada hari Sabtu dan Minggu naik tiga kali lipat, yakni mencapai Rp. 1.500.000 perhari.

Kalau Anda yang sedang berada di sekitaran Pemkab Cibinong, tidak ada salahnya untuk mampir ke Jalan Tegar Beriman tepatnya di Gedung Pemuda (KNPI), atau seberang SPBU Pemkab Cibinong. Buka setiap Senin-Jumat jam 11.00-01.00 WIB, Sabtu-Minggu jam 17.00-01.00 WIB. Anda akan diman­jakan dengan fasilitas TV Kabel yang menayangkan film-film Box Office. Khu­sus hari Sabtu dan Minggu, ada acara nonton bareng pertandingan sepakbo­la. Karena letaknya di dalam gedung, Milkylicious juga memiliki area parkir yang luas, musholla dan toilet.

1 KOMENTAR

Comments are closed.