2016Bekali Anak Perlindungan Diri

Jika anak sudah mema­suki usia sekolah maupun beranjak remaja dan meng­gunakan angkutan umum, sambung perempuan yang akrab disapa Nina ini, sebai­knya jangan naik ke angku­tan jika si anak jadi satu-satu­nya penumpang perempuan. “Atau jangan berhenti di tem­pat yang tidak aman. Di usia segitu juga bisa diajarkan untuk melindungi diri,” tam­bah Nina.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Psikolog anak dan remaja dari RaQQi – Human Devel­opment & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, saat di­hubungi terpisah menam­bahkan upaya pertahanan diri pada anak antara lain dengan menolak jika diajak ke tempat-tempat sepi atau­pun yang rentan terjadinya pencabulan dan perkosaan. Orang tua juga bisa meman­tau teman-teman si anak, sehingga ikut mengetahui bagaimana karakter teman-teman yang biasa bergaul bersama anak.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

“Mengajarkan self de­fense pada anak juga penting karena kan orang tua tidak bisa mengawasi anaknya terus-menerus,” ucap Ratih.

(Latifa/NET)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================